Do Hiemon Box. (Dok. Trusco Nakayama)
4 Inovasi Negara Maju untuk Hadapi Cuaca Panas Ekstrem
Riza Aslam Khaeron • 5 August 2026 11:01
Jakarta: Fenomena cuaca panas ekstrem kini tengah menjadi perhatian global, terutama setelah gelombang panas hebat melanda Eropa hingga mencatatkan lebih dari 10.000 kematian pada akhir Juni lalu.
Meski demikian, ancaman fatal akibat suhu tinggi sebenarnya bukanlah hal baru. Berdasarkan studi sepanjang tahun 2000–2019 Badan Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan terjadi sekitar 489.000 kematian terkait panas ekstrem setiap tahunnya. Dari angka tersebut, kawasan Asia menyumbang 45 persen kematian dan Eropa sebesar 36 persen.
Guna memitigasi risiko kesehatan yang fatal tersebut, sejumlah negara maju terdorong menciptakan berbagai inovasi unik. Mulai dari "kulkas manusia" di Jepang hingga toilet portabel berpendingin, berikut adalah deretan inovasi canggih negara maju dalam merespons cuaca panas ekstrem.
1. Kulkas Manusia di Jepang

Dok. Trusco Nakayama
Perusahaan asal Jepang, TRUSCO Nakayama, meluncurkan inovasi bertajuk Do Hiemon Box pada tahun 2026, sebuah bilik pendingin pribadi yang dijuluki produsennya sebagai "kulkas manusia".
Perangkat ini dirancang khusus untuk menurunkan suhu tubuh secara drastis dalam waktu singkat, terutama bagi para pekerja yang beraktivitas di lingkungan bersuhu tinggi.
Untuk menggunakannya, pengguna cukup masuk dan duduk di kursi yang telah disediakan di dalam bilik. Udara dingin bersuhu sekitar 5°C kemudian ditiupkan secara terarah dari bagian atas dan belakang, langsung mengenai area leher dan tubuh pengguna untuk memberikan penyegaran instan.
2. Toilet Pendingin di Jepang

Dok. Sekisui House
Toilet portabel di area proyek pembangunan sering kali berubah menjadi ruangan yang sangat panas akibat sengatan sinar matahari langsung serta sirkulasi udara yang minim. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan-perusahaan di Jepang mulai mengembangkan toilet portabel yang dilengkapi kipas kabut (fog fan) dan sistem ventilasi canggih.
Salah satu model unggulan dikembangkan oleh Sekisui House bekerja sama dengan produsen toilet portabel Hinoya.
Dalam uji coba pada kondisi suhu luar mencapai 44°C, suhu di dalam kabin toilet terbukti dapat dipertahankan tetap sejuk di kisaran 20°C. Sekisui House berencana mengoperasikan sekitar 100 unit toilet berpendingin ini di berbagai lokasi konstruksi mulai musim panas 2026.
3. Jaket dengan Kipas di Jepang

Dok: Kuchofuku KK
Inovasi lain yang populer di kalangan pekerja lapangan Jepang adalah jaket yang dilengkapi kipas bertenaga baterai (air-conditioned clothing). Kipas terintegrasi ini biasanya dipasang di area belakang atau pinggang untuk mengalirkan udara segar ke dalam pakaian.
Sirkulasi udara di dalam jaket membantu mempercepat penguapan keringat, sehingga panas tubuh dapat terlepas dengan lebih efektif. Dipelopori oleh perusahaan Kuchofuku pada awal tahun 2000-an, penggunaan pakaian berpendingin ini kini telah meluas ke berbagai profesi, mulai dari pekerja konstruksi, kurir pengiriman, petugas keamanan, hingga buruh pabrik di Jepang.
4. AC Portable di Leher

Dok. Sony
Produsen teknologi Sony mengembangkan REON POCKET, sebuah perangkat pengatur suhu tubuh personal yang dikenakan di bagian belakang leher.
Berbeda dari kipas biasa yang meniupkan angin, REON POCKET memanfaatkan teknologi pelat termoelektrik yang bersentuhan langsung dengan kulit.
Pelat ini mampu mentransfer sensasi dingin atau hangat secara instan sesuai kebutuhan penggunanya. Perangkat ini sangat ideal digunakan saat berjalan kaki, berbepergian dengan transportasi umum, bekerja, maupun ketika berada di ruangan dengan suhu AC yang tidak dapat disesuaikan secara pribadi.