11 Rumah di Kepulauan Talaud Rusak Ringan Pascagempa 7,7 Magnitudo di Mindanao

Rumah Keluarga Poae-Rabunusa, di Dusun I Desa Maririk, Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud rusak pasca gemma Mindanao-Filipina. ANTARA/HO-BPBD Kepulauan Talaud

11 Rumah di Kepulauan Talaud Rusak Ringan Pascagempa 7,7 Magnitudo di Mindanao

Whisnu Mardiansyah • 8 June 2026 15:41

Talaud: Sebanyak 11 rumah di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, mengalami kerusakan ringan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin pagi, 8 Juni 2026.

"Selain 11 rumah warga yang rusak ringan, ada juga fasilitas umum yang terkena dampak, seperti gudang pelabuhan di Essang dan pagar rumah sakit," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud, Fretsli Ontorael, seperti dilansir Antara, Senin, 8 Juni 2026.

Dia menyebutkan selain rumah dan fasilitas umum yang rusak ringan, dua warga Kecamatan Rainis sempat mendapatkan pertolongan di puskesmas setempat karena mengalami syok akibat guncangan gempa.

Kedua warga tersebut kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing dalam kondisi yang lebih baik setelah mendapatkan perawatan medis.
 


"Situasi sekarang ini sudah kondusif. Warga telah beraktivitas seperti biasa," ujar Fretsli.

Ia mengharapkan warga yang tinggal di kawasan pesisir pantai tetap berhati-hati dan waspada meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengakhiri peringatan dini tsunami beberapa jam yang lalu.

"Tetap beraktivitas seperti biasa dan tetap waspada meskipun jumlah gempa susulan telah menurun," ujar Fretsli.


Peta sebaran gempa susulan usai gempa utama M7,7 di wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina. ANTARA/HO-BMKG

Pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 06.37.42 WIB, wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki magnitudo M 7,7 pada kedalaman 47 kilometer.

Pusat gempa terletak pada koordinat 5,80° Lintang Utara (LU) dan 125,14° Bujur Timur (BT). Lokasi tersebut tepatnya berada di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut dari Pulau Karatung, Sulawesi Utara.

(Whisnu M)