Calon haji Indonesia berziarah di pemakaman Ma'la, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 25 Mei 2025. ANTARA FOTO/Andika Wahyu
3 Jemaah Haji Kota Bekasi Meninggal di Tanah Suci
Antonio • 4 June 2026 17:51
Bekasi: Sebanyak tiga jemaah haji asal Kota Bekasi meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji tahun 2026 di Tanah Suci. Dua di antaranya wafat setelah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji, sementara satu jamaah meninggal sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji atau Armuzna.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Bekasi, Rian Fauzi, menyampaikan ketiga jamaah tersebut berasal dari wilayah yang berbeda di Kota Bekasi.
"Untuk jamaah haji asal Kota Bekasi ada tiga jamaah yang meninggal di Tanah Suci. Dua jamaah telah melaksanakan seluruh rangkaian ibadah hajinya, sedangkan satu jamaah meninggal di Madinah sebelum Armuzna," kata Rian, Kamis, 4 Juni 2026.
Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji Kota Bekasi, jemaah pertama yang meninggal dunia adalah Arif Nugroho Basuki, usia 58 tahun, warga Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara. Arif wafat di Madinah sebelum memasuki fase Armuzna.
Jemaah kedua, Matrodji Mardjuki, usia 65 tahun, warga Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satria, meninggal dunia di Mina ketika pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
Adapun jemaah ketiga, M Suwarman, usia 67 tahun, warga Perumahan Pondok Cipta, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, meninggal dunia di hotel tempatnya menginap di Makkah setelah menyelesaikan rangkaian Armuzna.
Rian mengatakan pihaknya telah melakukan takziah kepada keluarga ketiga jemaah sebagai bentuk empati dan dukungan kepada ahli waris.
"Kami sudah melakukan takziah kepada keluarga yang ditinggalkan. Ini sebagai bentuk rasa empati kepada jemaah haji dan keluarganya," ujar Rian.
.jpeg)
Ibadah haji. Foto: Metro TV/Misbahol
Rian menjelaskan Kantor Kementerian Haji Kota Bekasi terus berkoordinasi terkait kepulangan jemaah yang masih berada di Arab Saudi. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan pendampingan terhadap keluarga jemaah yang meninggal dunia berjalan dengan baik.
Pihaknya memastikan pelayanan terhadap jemaah asal Kota Bekasi yang masih berada di Tanah Suci tetap dilakukan hingga seluruh proses pemulangan ke Indonesia selesai sesuai jadwal.