Nagatitan chaiyaphumensis disebut sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara. (sci.news / Patchanop Boonsai)
Thailand Temukan Fosil Nagatitan, Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara
Willy Haryono • 17 May 2026 09:36
Jakarta: Asia Tenggara kembali menjadi sorotan dunia paleontologi setelah penemuan fosil dinosaurus raksasa di Thailand.
Dinosaurus tersebut diberi nama Nagatitan chaiyaphumensis dan disebut sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara.
Penemuan ini menarik perhatian ilmuwan karena menunjukkan bahwa kawasan tropis Asia pernah dihuni dinosaurus berukuran sangat besar jutaan tahun lalu. Fosil yang ditemukan memperlihatkan karakteristik dinosaurus sauropoda, kelompok dinosaurus pemakan tumbuhan dengan tubuh besar, leher panjang, dan ekor panjang.
Para peneliti memperkirakan dinosaurus tersebut hidup pada periode Kapur awal sekitar 113 juta tahun lalu. Ukurannya yang sangat besar membuat Nagatitan menjadi salah satu temuan penting dalam penelitian dinosaurus di kawasan Asia.
Sauropoda Raksasa dari Thailand
Nagatitan chaiyaphumensis ditemukan melalui serangkaian penelitian fosil di Provinsi Chaiyaphum, Thailand. Menurut laporan Reuters, dinosaurus ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 27 meter dengan berat mencapai 27 ton.Ukuran tersebut setara dengan beberapa gajah Asia dewasa dan menjadikannya dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Asia Tenggara. Para ilmuwan menemukan sejumlah bagian fosil penting seperti tulang belakang, tulang rusuk, tulang panggul, dan tulang kaki depan sepanjang 1,78 meter.
Nama Nagatitan berasal dari gabungan kata “Naga” yang merujuk pada makhluk mitologi Asia Tenggara dan “Titan” yang berarti raksasa. Sementara nama chaiyaphumensis diambil dari lokasi penemuan fosil di Chaiyaphum.
Sebagai kelompok sauropoda, dinosaurus ini diperkirakan hidup dengan memakan tumbuhan dalam jumlah besar setiap hari. Leher panjang membantu mereka menjangkau vegetasi tinggi tanpa harus banyak berpindah tempat.
Bukti Kehidupan Purba di Asia Tenggara
Penemuan Nagatitan memperkuat bukti bahwa Asia Tenggara pernah menjadi habitat penting bagi dinosaurus raksasa. Kawasan tersebut pada masa Kapur diperkirakan memiliki iklim hangat dengan vegetasi lebat dan sumber air melimpah.Lingkungan tersebut mendukung kehidupan hewan herbivora berukuran besar. Selain itu, ukuran tubuh raksasa menjadi salah satu bentuk perlindungan alami dari predator purba.
Penelitian terhadap fosil Nagatitan juga membantu ilmuwan memahami persebaran dinosaurus di Asia. Selama ini, penemuan dinosaurus raksasa lebih banyak ditemukan di wilayah Amerika Selatan, Tiongkok, dan Afrika.
Karena itu, temuan di Thailand menjadi penting untuk melengkapi sejarah evolusi dinosaurus di kawasan tropis Asia. Para peneliti memperkirakan masih ada banyak fosil dinosaurus lain yang belum ditemukan di Asia Tenggara.
Selain memiliki nilai ilmiah, penemuan ini juga meningkatkan perhatian dunia terhadap kekayaan geologi dan sejarah purba di kawasan Asia Tenggara.
Nagatitan chaiyaphumensis menjadi salah satu penemuan dinosaurus paling penting di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Dengan panjang mencapai sekitar 27 meter dan berat sekitar 27 ton, dinosaurus ini kini disebut sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ditemukan di kawasan tersebut.
Penemuan fosil di Thailand memperlihatkan bahwa Asia Tenggara memiliki sejarah kehidupan purba yang sangat kaya. Penelitian lanjutan diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fosil dinosaurus dan memberikan pemahaman baru mengenai kehidupan jutaan tahun lalu. (Keysa Qanita)
Baca juga: Menguak Jejak Dinosaurus Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi