Ilustrasi freepik
5 Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Syaban
Putri Purnama Sari • 22 January 2026 14:11
Jakarta: Bulan Syaban merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Terletak di antara bulan Rajab dan Ramadan, Syaban menyimpan sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim.
Seperti yang kita ketahui, di bulan Syaban terdapat peristiwa penting yang terjadi, salah satunya adalah malam nisfu Syaban. Selain itu, pada bulan Syaban juga terdapat peristiwa penting lainnya, di antaranya turunnya ayat tentang anjuran selawat hingga peralihan kiblat. Berikut daftar peristiwa penting yang terjadi di bulan Syaban.
Daftar Peristiwa Penting di Bulan Syaban
1. Peralihan Arah KiblatSalah satu peristiwa paling penting yang terjadi pada bulan Syaban adalah pemindahan arah kiblat umat Islam. Dilansir dari NU Online, pada pertengahan bulan Syaban tahun ke-2 Hijriah, Allah SWT menurunkan perintah kepada Rasulullah SAW dan kaum Muslimin untuk mengalihkan arah kiblat dari Masjidil Aqsa di Yerusalem menuju Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah.
Dalam tafsir Surat Al-Baqarah ayat 144, Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, mengutip pendapat Abu Hatim Al-Basti, ia menjelaskan bahwa perintah perubahan kiblat tersebut turun pada malam Selasa di bulan Syaban, yang bertepatan dengan malam Nisfu Syaban.
Peralihan arah kiblat ini merupakan peristiwa yang sangat dinantikan oleh Nabi Muhammad SAW. Diriwayatkan bahwa beliau kerap menengadahkan wajah ke langit setiap hari, menunggu turunnya wahyu terkait perubahan kiblat. Penantian tersebut kemudian dijawab melalui firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 144 sebagai berikut:

Artinya: “Sungguh Kami melihat wajahmu kerap menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.”
Peristiwa perubahan kiblat ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam, karena tidak hanya menegaskan jati diri umat Muslim, tetapi juga mencerminkan ketaatan penuh terhadap perintah Allah SWT.
2. Turunnya Ayat Anjuran Selawat kepada Rasulullah SAW
Selain peristiwa perubahan kiblat, bulan Syaban juga menjadi waktu diturunkannya ayat yang menganjurkan umat Islam untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, yakni Surat Al-Ahzab ayat 56:

Artinya: “Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, selawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Ibnu Abi Shai Al-Yamani menyebutkan bahwa bulan Syaban dikenal sebagai bulan selawat, karena pada bulan inilah ayat tentang anjuran bershalawat diturunkan. Pendapat tersebut diperkuat oleh Imam Syihabuddin Al-Qasthalani dalam kitab Al-Mawahib, serta Ibnu Hajar Al-Asqalani, yang menyatakan bahwa ayat tersebut turun pada bulan Syaban tahun ke-2 Hijriah.
3. Diangkatnya Amal Perbuatan Manusia
Bulan Syaban juga dikenal sebagai waktu diangkatnya amal perbuatan kepada Allah SWT. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa amal-amal manusia diangkat pada bulan ini, dan beliau menyukai amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa.
Oleh karena itu, Syaban menjadi bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti puasa sunah, sedekah, membaca Al-Quran, serta memperbanyak istighfar.
4. Malam Nisfu Syaban
Peristiwa penting lainnya adalah malam Nisfu Syaban, yang jatuh pada pertengahan bulan Syaban. Malam ini diyakini sebagai waktu turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT kepada hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan dan kesyirikan.
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta memperbaiki hubungan dengan sesama pada malam Nisfu Syaban.
5. Persiapan Menyambut Ramadan
Bulan Syaban juga menjadi fase persiapan spiritual dan fisik menjelang Ramadan. Ibadah yang dilakukan di bulan ini membantu umat Islam membangun konsistensi dan kesiapan mental agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan optimal.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com