Ilustrasi pemulihan jaringan listrik. Foto: dok PLN.
PLN Pastikan Kelistrikan di Riau Pulih 100% Pascapemadaman 2 Hari
Husen Miftahudin • 25 May 2026 12:38
Pekanbaru: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menyampaikan kondisi kelistrikan di Provinsi Riau pulih 100 persen kembali, setelah adanya gangguan jaringan sistem Sumatra yang berdampak pemadaman dalam dua hari terakhir.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau I Komang Gede Sastrawan mengonfirmasi seluruh infrastruktur kelistrikan di Riau kini telah beroperasi dalam performa terbaiknya pada Minggu, 24 Mei 2026. Ia memastikan tidak ada lagi wilayah yang tertinggal dalam proses pemulihan massal ini.
"Sistem kelistrikan di wilayah Provinsi Riau saat ini telah dipulihkan seluruhnya pascagangguan," kata Komang di Pekanbaru, dikutip dari Antara, Senin, 25 Mei 2026.
Dia mengatakan sejak gangguan pertama kali melanda, PLN langsung bergerak cepat dalam mode darurat. Proses penormalan dilakukan secara bertahap, menyisir satu per satu gardu dan jaringan demi memastikan stabilitas daya kembali ke titik aman tanpa memicu kerusakan susulan.
Keberhasilan ini menurut dia bukanlah datang tiba-tiba, melainkan buah dari aksi heroik para petugas PLN di lapangan. Mereka bertaruh dengan waktu, bekerja mengatasi sumber gangguan pada sistem transmisi utama dan memperbaikinya secepat mungkin.
| Baca juga: Dirut PLN: Sistem Kelistrikan Sumatra Sudah Normal |

(Ilustrasi. Foto: dok Istimewa)
Perkuat koordinasi dan kesiapan operasional
Di balik ketegangan proses perbaikan tersebut, manajemen PLN juga menaruh hormat yang tinggi atas kedewasaan sikap masyarakat Riau. Pihak PLN menyadari betul betapa krusialnya arus listrik bagi kehidupan sehari-hari, terutama di era digital saat ini.
"PLN UID Riau dan Kepulauan Riau mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan serta kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," ucap Komang.
PLN, lanjut dia, terus memperkuat koordinasi dan kesiapan operasional guna mendukung keandalan sistem kelistrikan serta aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.