Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Tingkatkan Dukungan Ketahanan Pangan Dunia

Presiden RI Prabowo Subianto saat sesi terbuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India. Foto: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Tingkatkan Dukungan Ketahanan Pangan Dunia

Fachri Audhia Hafiez • 13 September 2026 15:38

New Delhi: Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk meningkatkan kontribusi bagi ketahanan pangan dunia. Hal ini seiring pesatnya penguatan kapasitas produksi pangan di Tanah Air.

"Selama bertahun-tahun, Indonesia merupakan importir terbesar biji-bijian, beras, dan jagung. Kini, kita telah menjadi eksportir dan akan mampu meningkatkan dukungan untuk seluruh dunia," kata Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, dilansir Antara, Minggu, 13 September 2026.
 


Prabowo meyakini transformasi dari importir menjadi eksportir tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan mampu diubah menjadi kapasitas melalui penguatan kemampuan nasional. Potensi serupa dinilainya juga dimiliki oleh negara-negara anggota BRICS.

"Bersama-sama kita dapat mengubah tantangan-tantangan yang saling terkait ini menjadi peluang untuk investasi yang lebih besar, industri yang lebih kuat, dan lebih banyak lapangan kerja serta peluang yang lebih baik bagi rakyat kita. Pertumbuhan yang menjangkau jutaan rakyat kita akan membuat bangsa kita lebih tangguh," ucap Prabowo.

Menurut Prabowo, ketangguhan suatu bangsa berkaitan erat dengan seberapa besar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat luas melalui pembangunan inklusif dan inovasi bersama. Ia menilai BRICS telah memiliki ekosistem rantai pasokan yang kuat, sehingga tugas bersama saat ini adalah menyambungkan serta mengoptimalkan kekuatan ekonomi tersebut.

"BRICS sudah menjadi rantai pasokan. Tugas kita adalah menghubungkan dan mengoptimalkannya sehingga kekuatan yang ada ini dapat menjadi sumber nilai yang lebih besar bagi kita semua," ujar Prabowo.


Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. Bakom RI.

Sebagai langkah nyata memperkuat kerja sama strategis tersebut, Prabowo secara terbuka menawarkan gagasan industrialisasi bersama kepada seluruh negara anggota BRICS.

"Oleh karena itu, izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama dan mari kita optimalkan sumber daya dan kapasitas yang kita miliki bersama," ucap Prabowo.

(Fachri Audhia Hafiez)