Bahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Marty Natalegawa hingga Retno Marsudi

Menteri Luar Negeri periode 2014–2024, Retno Marsudi. Metrotvnews.com/Kautsar

Bahas Geopolitik Global, Prabowo Undang Marty Natalegawa hingga Retno Marsudi

Kautsar Widya Prabowo • 4 February 2026 15:27

 

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Februari 2026. Pertemuan tersebut dijadwalkan membahas dinamika geopolitik global, termasuk bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BOP).

Pantauan Metrotvnews.com, para mantan pejabat diplomasi mulai tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.20 WIB. Di antaranya Menteri Luar Negeri periode 2009–2014, Marty Natalegawa, dan Menteri Luar Negeri periode 2014–2024, Retno Marsudi.

Marty mengaku belum mengetahui secara rinci agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut. Dia menegaskan kehadirannya untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo.

“Saya tidak tahu sama seperti Anda. Saya hanya memenuhi undangan,” ujar Marty, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Terkait isu bergabungnya Indonesia ke dalam BOP, Marty mengaku memiliki pandangan sendiri. Namun, dia belum bersedia mengungkapkannya kepada publik.

“Saya ada pandangan sendiri, tapi saya ingin mendengar dulu penjelasan dan pandangan yang akan disampaikan nanti,” kata Marty.
 
Baca Juga: 

Presiden Prabowo Kumpulkan 50 Tokoh Ormas Islam, Bahas Isu Dalam Negeri hingga Gaza



Menteri Luar Negeri periode 2009–2014, Marty Natalegawa. Metrotvnews.com/Kautsar

Sementara itu, Retno Marsudi enggan memberikan komentar panjang. Dia langsung memasuki Istana Merdeka tanpa banyak keterangan.

“Nanti saja, thank you,” ucap Retno.

Selain itu, Wakil Menteri Luar Negeri periode 2014, Dino Patti Djalal, turut hadir di Istana Negara. Dino menyebut undangan yang diterimanya mencantumkan pembahasan mengenai arah politik luar negeri Indonesia.

“Undangannya untuk datang, dan dalam surat disebutkan akan membahas politik luar negeri, arah politik luar negeri, termasuk Palestina. Itu saja yang saya tahu,” jelas Dino.

Terkait Board of Peace, Dino belum memberikan tanggapan. DIa justru mengaku senang bisa kembali menginjakkan kaki di Istana.

“Nanti saja. By the way, I miss this place,” ujar Dino.

Selain mantan Menlu dan Menlu, Prabowo mengundang jajaran Komisi I DPR hingga akademisi ke Istana.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)