BPNT 2026 Tahap I Cair Februari! Ini Syarat dan Mekanisme Pencairannya

Ilustrasi penyaluran bansos BPNT. Foto: dok Istimewa.

BPNT 2026 Tahap I Cair Februari! Ini Syarat dan Mekanisme Pencairannya

Husen Miftahudin • 5 February 2026 14:31

Jakarta: Program bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap I dikabarkan akan mulai disalurkan pada Februari 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga daya beli sekaligus meringankan beban pengeluaran keluarga berpenghasilan rendah.
 

Apa itu BPNT


Mengutip dari Fahum Umsu, BPNT atau bansos sembako merupakan program Kemensos yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total dana bantuan Rp600 ribu per tahap (Januari–Maret). Dana tersebut diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, dan telur melalui e-warong atau agen resmi yang ditunjuk.
 

Syarat penerima BPNT 2026


Bantuan BPNT 2026 diberikan hanya kepada KPM yang memenuhi persyaratan pemerintah, antara lain:
  1. Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK dan KTP yang sah.
  3. Termasuk kategori keluarga miskin atau rentan (desil 1–4).
  4. Tidak sedang menerima bantuan sejenis dari program lain.
  5. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, atau penerima gaji bulanan dari pemerintah.
 

Jadwal dan mekanisme penyaluran BPNT 2026


Penyaluran BPNT 2026 Tahap I diperkirakan akan dilakukan secara bertahap mulai awal hingga pertengahan Februari 2026. Pencairan baru bisa dilakukan di bulan ini karena pada Januari, Kemensos fokus menyelesaikan proses verifikasi dan pemadanan data penerima manfaat. Langkah ini penting karena data KPM selalu berubah, misalnya akibat meninggal dunia, pindah domisili, atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

Dana bantuan BPNT 2026 akan disalurkan melalui dua jalur, yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Penyaluran lewat bank himbara diperuntukkan bagi KPM yang berada di wilayah dengan akses perbankan yang mudah, sementara bantuan melalui PT Pos Indonesia ditujukan bagi KPM di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), lansia, serta penyandang disabilitas.
 
Baca juga: Simak Cara Cek Saldo PKH dan BPNT 2026


(Ilustrasi. Foto: dok MI)
 

Cara cek penerima BPNT 2026


Untuk memastikan nama Anda termasuk dalam daftar penerima manfaat. Berikut dua cara yang dapat dilakukan untuk mengecek status penerima BPNT 2026:
 

1. Melalui website resmi Kemensos

  • Kunjungi situs resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  • Pilih data domisili, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai KTP.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar bansos BPNT 2026.
 

2. Melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
  • Login atau lakukan registrasi apabila belum memiliki akun.
  • Pilih menu “Cek Bansos”.
  • Lengkapi data domisili dan nama lengkap Anda sesuai KTP.
  • Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
  • Klik menu “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar penyaluran bansos BPNT 2026.

Pencairan BPNT 2026 Tahap I menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. Perubahan jadwal dari Januari ke Februari dilakukan untuk memastikan bantuan lebih tepat sasaran melalui proses pembersihan data. KPM diimbau untuk selalu mengikuti informasi penyaluran bansos melalui website resmi Kemensos untuk menghindari maraknya potensi penipuan. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)