Warga Makassar Diimbau Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menggelar Safari Ramadhan dan menyampaikan pesan-pesan moral serta terlibat aktif dalam pembangunan dan ketentraman kota Makassar, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Warga Makassar Diimbau Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Silvana Febiari • 4 March 2026 09:38

Makassar: Warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan diimbau untuk tidak membunyikan petasan atau mercon. Khususnya pada malam-malam terakhir Ramadan hingga malam takbiran.

"Ini, saya perlu sampaikan dan ingatkan agar fokus ibadah di malam terakhir Ramadan, demi menjaga kekhusyukan ibadah serta keamanan dan ketertiban bersama," ujar Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menggelar Safari Ramadan di Makassar, dikutip dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026..

Munafri menekankan fenomena euforia di 10 hari terakhir Ramadan sering dimanfaatkan sebagian anak muda untuk bermain petasan atau mercon. Menurutnya, momen ini seharusnya menjadi kesempatan emas untuk memperbanyak ibadah dan meraih keberkahan di penghujung bulan suci.
 


"Memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadan, sering kali momen ini dijadikan euforia oleh kelompok anak muda untuk main petasan atau mercon. Ini tugas kita bersama mengatasi," ungkapnya.

Ia pun mengingatkan semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai, agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Pasalnya, fenomena perang kelompok dan permainan tembak-tembakan yang marak dilakukan anak muda, terutama saat berkonvoi di jalan raya menggunakan senjata mainan.

Apabila kegiatan itu dilakukan di lokasi khusus dengan standar keamanan yang jelas, hal tersebut masih bisa ditoleransi. Namun, jika dilakukan di jalan raya secara bergerombol, kegiatan itu sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Jangan jadikan jalan raya tempat bereksperimen. Ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi sangat membahayakan orang lain," tegasnya.

Ia pun meminta para tokoh masyarakat, RT/RW, serta orang tua untuk berperan aktif meredam aktivitas tersebut di wilayah masing-masing. 


Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menggelar Safari Ramadhan dan menyampaikan pesan-pesan moral serta terlibat aktif dalam pembangunan dan ketentraman kota Makassar, Rabu, 4 Maret 2026. ANTARA/HO-Pemkot Makassar


Tak hanya itu, Munafri juga menekankan pengelolaan kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ia mengingatkan para camat, lurah, serta ketua RT/RW untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah di akhir Ramadan.

Menurutnya, kemungkinan besar sebagian petugas kebersihan akan mudik. Oleh karena itu, pengaturan sejak dini diperlukan agar pelayanan tetap berjalan optimal.

"Intensitas sampah pasti akan meningkat menjelang akhir Ramadan. Saya berharap ini sudah bisa diatur dengan baik supaya jangan sampai kita berhari raya, sampah masih bertebaran di mana-mana karena tidak ada petugasnya," terangnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)