Bantuan Beras dan Minyak Goreng Bakal Disalurkan Sebelum Lebaran

Penyaluran bantuan pangan nontunai berupa beras. Foto: Humas Perum Bulog.

Bantuan Beras dan Minyak Goreng Bakal Disalurkan Sebelum Lebaran

Husen Miftahudin • 3 March 2026 21:11

Jakarta: Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan, penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diupayakan sebelum Lebaran 2026. Hal ini guna menjaga daya beli serta stabilitas pasokan dan harga pangan pokok.
 
"Dipastikan sebelum Lebaran (Idulfitri 2026) sudah terdistribusi," kata Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy dikonfirmasi di sela-sela kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
 
Ia menjelaskan, anggaran bantuan pangan telah dicairkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sehingga proses penyaluran kini memasuki tahap persiapan teknis dan konsolidasi data penerima manfaat.
 
Menurut dia, angka 33,2 juta KPM secara administratif telah ditetapkan, namun pemerintah tetap melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan penerima masih memenuhi kriteria.
 
Proses verifikasi diperlukan karena kondisi sosial ekonomi penerima dapat berubah, sehingga data harus diperbarui agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan ketidaktepatan distribusi.
 
"Konsolidasi data dulu. Yang 33,2 juta (KPM) itu sudah fiks, hanya kan kita perlu verifikasi di lapangan. Apakah si penerimanya itu masih miskin atau sudah kaya? Kan kadang-kadang langsung berubah. Contoh misalnya yang tahun lalu dia miskin kemudian dia bisnis. Misalnya bisnis apa gitu lalu kehidupan berubah. Itu yang kita ganti, kira-kira seperti itu," jelas Sarwo.
 

Baca juga: Bapanas dan Bulog Percepat Distribusi Bantuan Beras dan Minyak Goreng


(Ilustrasi. Foto: dok Istimewa)
 

Tugaskan Bulog distribusi bantuan beras dan minyak goreng

 
Bapanas juga telah menerbitkan surat penugasan kepada Perum Bulog untuk melaksanakan distribusi bantuan beras dan minyak goreng kepada para penerima manfaat. Surat penugasan tersebut telah diterbitkan pada pertengahan Februari sebagai dasar operasional pelaksanaan distribusi bantuan pangan nasional menjelang Ramadan dan Lebaran.
 
Penyaluran bantuan direncanakan mulai awal Maret setelah proses konsolidasi dan verifikasi data dinyatakan siap untuk pelaksanaan di lapangan."Jadi surat penugasan dari Bapanas ke Bulog sudah diterbitkan kalau tidak salah Februari (2026) ya. Awal Maret ini diupayakan bantuan beras-minyak goreng terdistribusi," beber Sarwo.
 
Dengan langkah tersebut, Bapanas memastikan seluruh bantuan beras dan minyak goreng akan terdistribusi kepada penerima manfaat sebelum Lebaran 2026 sesuai target pemerintah.
 
Diketahui, program bantuan pangan beras dan minyak goreng membutuhkan total anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp11,92 triliun yang dialokasikan untuk 33,2 juta jumlah penerima bantuan pangan di seluruh Indonesia.
 
Sementara, jumlah beras yang disalurkan adalah sebanyak 10 kilogram per penerima dan minyak goreng 2 liter per penerima untuk alokasi satu bulan. Secara kuantitas untuk penyaluran 2 bulan secara sekaligus tersebut, Bulog akan mengeluarkan stok beras sejumlah 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)