Peru Gencarkan Operasi Pencarian usai Gempa yang Tewaskan Lima Orang

Gempa magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Junin, Peru. (Anadolu Agency)

Peru Gencarkan Operasi Pencarian usai Gempa yang Tewaskan Lima Orang

Willy Haryono • 20 July 2026 15:45

Lima: Operasi pencarian dan penyelamatan berskala besar digelar di wilayah Pegunungan Andes bagian tengah, Peru, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 menewaskan sedikitnya lima orang.

Gempa terjadi pada Sabtu malam, 18 Juli 2026, pukul 21.21 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Distrik Chongos Bajo, Provinsi Chupaca, sekitar 320 kilometer di timur ibu kota Lima.

Dikutip dari UPI, Senin, 20 Juli 2026, Kepolisian Nasional Peru mengerahkan personel untuk melakukan pencarian, penyelamatan, penanganan darurat, dan pengamanan di wilayah Junin.

Berdasarkan laporan sementara pemerintah, bencana tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia, 21 lainnya mengalami luka-luka, serta berdampak pada lebih dari 300 warga.

Sebanyak lebih dari 250 personel dari berbagai layanan darurat, termasuk tim medis, unit anjing pelacak, dan tim khusus lainnya, diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

Presiden terpilih Peru Keiko Fujimori menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menyatakan solidaritasnya kepada masyarakat yang terdampak.

"Saya sangat berduka atas dampak gempa yang terjadi di Junin. Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban dan solidaritas saya kepada seluruh warga yang terdampak," ujarnya.

Kementerian Dalam Negeri Peru turut mengerahkan Korps Pemadam Kebakaran Sukarela Nasional untuk membantu operasi yang dipimpin kepolisian. Selain pencarian dan penyelamatan, petugas juga melakukan evakuasi, membersihkan puing-puing, serta memberikan pertolongan medis awal di daerah yang mengalami kerusakan paling parah.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Peru mengirim tenaga medis spesialis guna memperkuat layanan kesehatan bagi para korban. Tim tersebut bergabung dengan petugas kesehatan yang telah lebih dahulu bertugas di wilayah Junin.

Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan selama masa tanggap darurat. Kementerian Kesehatan juga menegaskan mobilisasi personel, logistik, dan peralatan medis akan terus dilakukan untuk mendukung penanganan korban. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Guncang Peru, Lima Orang Dilaporkan Tewas

(Willy Haryono)