Ilustrasi haji. Foto: Metro TV/Misbahol Moenir
Cegah Dehidrasi, Calon Haji Padang Dibekali Botol Semprot Multifungsi dan Oralit
Silvana Febiari • 23 April 2026 14:58
Kota Padang: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kesehatan Embarkasi Haji Padang, Sumatra Barat (Sumbar) membekali calon jemaah haji dengan paket kesehatan. Tujuannya untuk mencegah dehidrasi saat berada di Tanah Suci.
"Kami sudah memberikan paket dari Kementerian Kesehatan agar mereka tidak dehidrasi atau kepanasan selama berada di Tanah Suci," kata Wakil Ketua PPIH Kesehatan Embarkasi Haji Padang dr Resnita, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026.
Resnita mengatakan paket kesehatan tersebut salah satunya berisi botol minuman multifungsi. Botol ini dapat digunakan untuk minum sekaligus disemprotkan ke wajah guna mengurangi efek cuaca yang terik.
"Jadi, kalau mereka kepanasan air dalam botol tadi bisa disemprotkan ke muka atau kepala," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menganjurkan calon jemaah haji agar secara teratur meminum oralit satu kali dua jam untuk mencegah dehidrasi. Paket kesehatan ini diharapkan menjadi solusi bagi jemaah haji selama menjalankan rangkaian ibadah.
Pada kesempatan itu, ia kembali mengingatkan agar calon jemaah haji tidak bersinggungan langsung dengan unta. Hal ini dilakukan demi mewaspadai penularan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV).
"Pada sosialisasi sebelumnya kita sudah sampaikan juga agar jemaah tidak bersinggungan langsung dengan unta," ucap dia.

Seorang calon jamaah haji melakukan pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Haji Padang, Kamis, 23 April 2026. ANTARA/Muhammad Zulfikar
Sebelum bertolak ke Arab Saudi, petugas kesehatan kembali menerapkan protokol kesehatan terhadap calon jemaah haji. Hal itu meliputi pemeriksaan tensi, oksimetri dan nadi.
Setelah itu, petugas akan melihat riwayat pemeriksaan kesehatan tahap dua sebelum menentukan apakah jemaah tersebut laik atau tidak untuk terbang.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar M. Rifki mengatakan pada musim haji 1447 Hijriah embarkasi setempat akan memberangkatkan 5.402 calon haji asal Ranah Minang dan Bengkulu.
Untuk kloter pertama, tercatat 386 calon haji ditambah empat petugas PPIH kloter, dua petugas haji daerah, dan satu orang petugas kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU) yang siap berangkat ke Tanah Suci pada pukul 01.05 WIB, Jumat, 24 April 2026. Mereka berangkat melalui Bandara Internasional Minangkabau.