Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar
Presiden Prabowo bakal Perbanyak Helikopter hingga Drone untuk Penanganan Karhutla
Siti Yona Hukmana • 7 September 2026 14:20
Jakarta: Presidsn Prabowo Subianto akan lebih memasifkan penanganan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dilakukan dengan menambah armada udara baik helikopter hingga drone.
"Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan kita gunakan prinsip lebih baik lebih daripada kurang. Artinya ini juga Mensesneg (Prasetyo Hadi) siapkan juga Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Bappenas (Rachmat Pambudy) lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik," kata Prabowo dalam Breaking News Metro TV, Senin, 7 September 2026.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas (ratas) penanganan bencana alam di Indonesia. Prabowo menyebut dengan penambahan armada itu membuat seluruh pemangku kepentingan lebih siap menangani bencana sebelum kejadian.
"Lebih banyak ekskavator di tingkat ekskavator-ekskavator kecil di tingkat di desa-desa yang secara tradisi selalu kena kebakaran hutan itu lebih baik. Jadi kita bikin nanti persiapan master plan yang menyeluruh dan yang masif," ujar Kepala Negara.
Prabowo menyebut sebentar lagi kapal induk dari Itali akan masuk ke jajaran TNI Angkatan Laut (AL). Ia mengaku akan mengubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan drone. Pasalnya, kapal itu bisa menampung 10 helikopter kelas menengah.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar
"Saya kira itu sejenis NI-17 yang rata-rata bisa mengangkat 4-5 ton air. Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbakar ini juga akan sangat membantu respons kita," ungkap Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo akan mengalokasikan lebih banyak pesawat-pesawat untuk modifikasi cuaca. Sementara BRIN, diminta mengkaji zat-zat yang efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air. Menurutnya, ada drone cukup besar sampai bsia mengangkut dan melempar 50 kg air.
"Minimal kalau dia di tempat terdepan ini akan sangat membantu. Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi itu jangan menunggu kejadian, jauh sebelumnya kita siapkan," kata Prabowo.