Suasana Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Erupsi Anak Krakatau, 8 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal
Lukman Diah Sari • 6 September 2026 13:01
Palembang: Sebanyak delapan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, terpaksa dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026. Pembatalan ini terjadi akibat dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
"Gangguan operasional di Palembang ini merupakan dampak berantai setelah penutupan sementara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta," ujar General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi, melansir Antara, Minggu, 6 September 2026.
Berikut adalah rincian jadwal penerbangan yang dibatalkan:
1. Penerbangan Keberangkatan
-
Super Air Jet (IU 921): Rute Palembang – Jakarta (Pukul 06.00 WIB)
-
Pelita Air (IP 311): Rute Palembang – Jakarta (Pukul 08.45 WIB)
-
Garuda Indonesia (GA 107): Rute Palembang – Jakarta (Pukul 09.30 WIB)
-
Batik Air (ID 7054): Rute Palembang – Jakarta/Halim Perdanakusuma (Pukul 09.00 WIB)
-
Sriwijaya Air / maskapai terkait (SI 7296): Rute Palembang – Pangkalpinang (Pukul 07.00 WIB)
-
Citilink (QG 987): Rute Palembang – Jakarta (Pukul 09.39 WIB)
2. Penerbangan Kedatangan
-
Pelita Air (IP 310): Rute Jakarta – Palembang (Pukul 08.00 WIB)
-
Garuda Indonesia (GA 102): Rute Jakarta – Palembang (Pukul 07.45 WIB)
(1).jpg)
Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandarlampung. Minggu (6/9/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar
Pihak pengelola bandara memastikan telah berkoordinasi erat dengan maskapai dan instansi terkait untuk menangani para penumpang yang terdampak, baik yang mengalami pembatalan maupun penundaan (delay) jadwal. Tim operasional bandara juga terus memutakhirkan informasi secara berkala.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara SMB II, pihak manajemen mengimbau agar rutin memantau status penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing.
"Kami terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan bandara guna memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa, serta berharap kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau ini dapat segera teratasi," jelas dia.