Imbas Kecelakaan KA Bekasi, Gerbong Perempuan Diusulkan di Tengah

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi/Metro TV/Aris Setya

Imbas Kecelakaan KA Bekasi, Gerbong Perempuan Diusulkan di Tengah

Aris Setya • 28 April 2026 13:20

Bekasi: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengusulkan penempatan ulang gerbong khusus perempuan. Hal ini imbas kecelakaan kereta api di Bekasi.

"Tadi kalau tadi kita ngobrol dengan KAI itu kenapa (gerbong perempuan) ditaruh di paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah. Jadi yang laki-laki di ujung depan dan belakang," ujar Arifah di RSUD Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 28 April 2026.
 


Saat menjenguk para korban, Arifah mengaku sempat terkejut. Karena, ada korban laki-laki dari peristiwa ini.

"Saya kaget kok korbannya ada yang laki-laki, oh ternyata mereka ada di gerbong tiga dan ada yang dari Argo," ujarnya.

Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan kereta listrik dan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi 14 orang. Kemudian, 84 orang mengalami luka-luka. Jumlah tersebut berdasarkan data terbaru PT Kereta Api Indonesia (Persero) hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 08.45 WIB.


Kondisi gerbong kereta usai tabrakan. Foto: Metrotvnews/Antonio

PT KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak asuransi dan KAI.

Saat ini, para korban luka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, serta beberapa rumah sakit swasta di wilayah Bekasi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)