Delegasi Pertamuda 2025 mengunjungi KJRI San Francisco untuk memperkuat ekspansi global startup mahasiswa Indonesia. (KJRI San Francisco)
KJRI San Francisco Dukung Ekspansi Startup Mahasiswa Indonesia ke Pasar Global
Willy Haryono • 3 May 2026 13:08
San Francisco: Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco menerima kunjungan resmi dari Delegasi Pertamuda Seed & Scale 2025 yang berpartisipasi dalam Startup Grind Conference 2026 di Silicon Valley pada 28-29 April 2026.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas startup mahasiswa Indonesia dengan dukungan pemerintah di tingkat global.
Delegasi Pertamuda terdiri dari startup unggulan Pertamuda, antara lain Drillytics (ITB), Cargovision (ITB), NauticalNurture (UNAIR), Orionex (UGM), Terangin (ITS), Velaaris (UI), dan Hieren (UNSOED). Kunjungan turut didampingi oleh perwakilan PT Pertamina (Persero) serta Project Director Pertamuda Seed & Scale, dan dihadiri oleh mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PERMIAS di kawasan San Francisco and Bay Area.
Pertemuan dengan KJRI San Francisco berlangsung hangat dan konstruktif, dengan fokus pada peluang ekspansi startup Indonesia ke pasar global, termasuk penguatan jejaring, akses kolaborasi, serta dukungan diplomatik. Para mahasiswa juga mempresentasikan inovasinya dan memperoleh insight mengenai dinamika serta peluang pasar di Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Wardana, menegaskan, “KJRI San Francisco berkomitmen menjadi jembatan bagi startup muda Indonesia untuk terhubung dengan ekosistem inovasi global, termasuk di Silicon Valley. Melalui dukungan jejaring, fasilitasi kemitraan, dan diplomasi ekonomi, kami siap memfasilitasi inovasi anak bangsa agar dapat berkembang dan bersaing di tingkat internasional.”
Sementara itu, Audy A Nasution, selaku Senior Expert Non-Government Relations PT Pertamina (Persero), menekankan pentingnya sinergi lintas ekosistem.
“Kolaborasi antara BUMN dan perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri menjadi kunci dalam memperluas akses dan meningkatkan daya saing startup nasional di tingkat global,” ujarnya, dalam siaran pers KJRI San Francisco yang diterima Metrotvnews.com, Minggu, 3 Mei 2026.
Adaptif, Inovatif dan Kompetitif
Kunjungan ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang dialog strategis untuk mendorong startup mahasiswa Indonesia agar semakin adaptif, inovatif, dan kompetitif di ekosistem global.Program Pertamuda Seed & Scale, yang diinisiasi oleh PT Pertamina (Persero), terus berkomitmen mengembangkan wirausaha muda berbasis inovasi, khususnya di sektor energi dan teknologi. Selain kompetisi, program ini menyediakan pembinaan, mentoring, serta akses ke jejaring global bagi para peserta.
Pertamuda Seed & Scale merupakan program unggulan PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pengembangan startup mahasiswa Indonesia. Sejak diluncurkan, program ini telah melibatkan lebih dari 14.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan melahirkan beragam inovasi berdampak.
Baca juga: Bidik Frontier Baru, KJRI San Francisco Perluas Kerja Sama hingga ke Alaska