Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Sempat Gangguan Teknis, Pesawat Saudi Airlines Bawa 380 Calon Haji Asal Jatim Tiba Selamat di Madinah
Whisnu Mardiansyah • 29 April 2026 10:39
Medan: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan memastikan bahwa pesawat Saudi Airlines yang sempat mengalami kendala teknis saat membawa 380 orang jemaah calon haji asal Jawa Timur telah tiba dengan selamat di Madinah, Arab Saudi.
"Alhamdulillah, pada pukul 04.22 waktu Arab Saudi (WAS) pesawat mendarat dengan selamat di Madinah. Kemudian pukul 05.35 WAS seluruh jemaah sudah menempati hotel-hotel masing-masing," ucap Kepala PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, di Asrama Haji Medan, Sumatra Utara, seperti dilansir Antara, Selasa, 28 April 2026.
Ia menjelaskan pesawat tersebut membawa 380 orang calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 16 Embarkasi Surabaya, yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sebelum mengalami kendala, pesawat tersebut terlebih dahulu melakukan pendaratan teknis guna mengisi bahan bakar di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, pada Ahad, 26 April 2026.
Akan tetapi, setelah proses pengisian bahan bakar rampung, ditemukan gangguan pada sistem hidrolik roda pesawat sehingga pesawat tidak dapat melanjutkan penerbangan sesuai jadwal.
"Pesawat harus menjalani perbaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci," katanya.
Sepanjang proses perbaikan yang berlangsung sekitar 24 jam, para calon haji dievakuasi dan diinapkan di sejumlah hotel yang berada di sekitar kawasan Bandara Kualanamu. Zulkifli memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan yang baik selama masa penantian keberangkatan kembali.
"Seluruh jamaah dilayani dengan baik, termasuk akomodasi dan konsumsi yang disediakan oleh pihak maskapai," ujarnya.
.jpg)
Jemaah haji asal Indonesia tiba di Arab Saudi. Foto: Antara
Sementara itu, PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu mencatat sebanyak 274 penerbangan haji melakukan pendaratan teknis di bandara tersebut pada musim haji tahun ini.
Direktur Operasi dan Layanan PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut terdiri atas 142 penerbangan milik Garuda Indonesia dan 132 penerbangan milik Saudi Airlines.
Menurut dia, Bandara Kualanamu berperan sebagai titik strategis untuk pendaratan teknis pe ngisian bahan bakar bagi penerbangan haji menuju Tanah Suci.
"Operasional penerbangan haji berjalan terkendali dengan didukung oleh kapasitas apron dan area parkir pesawat yang memadai," kata Dedy.
Ia menambahkan, Bandara Kualanamu juga melayani fase embarkasi bagi jamaah calon haji asal Sumatera Utara yang berlangsung pada 22 April hingga 11 Mei 2026, serta fase debarkasi pada 1 hingga 21 Juni 2026.