Pertemuan Kepala Negara anggota ASEAN di Cebu, Filipina Jumat 8 Mei 2026. Foto: ASEAN
Presiden Prabowo di KTT ASEAN Tegaskan Urusan Pangan Tak Bisa Diserahkan ke Swasta
Dimas Chairullah • 8 May 2026 14:53
Cebu: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab mutlak pemerintah dan tidak boleh hanya diserahkan kepada mekanisme sektor swasta.
Penegasan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam sesi pleno KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina Jumat, 8 Mei 2026, merespons ancaman nyata dari cuaca ekstrem El Nino dan disrupsi rantai pasok global.
Presiden mengingatkan para pemimpin ASEAN bahwa gangguan apa pun di perairan strategis kawasan akan berdampak langsung pada terganggunya sistem pasokan makanan.
Menghadapi risiko tersebut, ia menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia bertekad mengambil tanggung jawab dan kedaulatan penuh atas sektor agrikultur yang dinilainya teramat vital.
"Indonesia tidak percaya bahwa pertanian harus diserahkan hanya kepada sektor swasta," ujar Presiden Prabowo.
"Tanpa makanan, pada dasarnya tidak ada masyarakat. Tanpa makanan, tidak ada kemerdekaan. Tanpa makanan, tidak ada perdamaian,” tambah Presiden Prabowo.
Sebagai solusi regional, Presiden mendorong negara-negara ASEAN untuk bertindak bersama. Langkah kolaboratif tersebut dapat dimulai dengan memperkuat pertukaran informasi regional, mengintensifkan kerja sama teknologi pangan, hingga merampingkan Cadangan Beras Darurat ASEAN Plus Tiga.