Diguyur Hujan, Banjir 2 Meter Rendam 7 Desa di Nias Barat

Banjir yang terjadi di Kabupaten Nias Barat. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Diguyur Hujan, Banjir 2 Meter Rendam 7 Desa di Nias Barat

Lukman Diah Sari • 17 September 2026 00:07

Medan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat dua kecamatan di Kabupaten Nias Barat terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa, 15 September 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan banjir tersebut melanda tujuh desa yang tersebar di Kecamatan Mandrehe dan Kecamatan Mandrehe Barat.

"Ketinggian genangan air di permukiman warga mencapai sekitar 1 hingga 2 meter," ujar Sri Wahyuni di Medan, Rabu, 16 September 2026, melansir Antara.

Selain merendam rumah warga, genangan air turut menutupi sejumlah ruas jalan sehingga mengakibatkan kelumpuhan arus lalu lintas di wilayah tersebut. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) juga melaporkan bahwa sejumlah areal persawahan warga tak luput dari rendaman air.

Meski berdampak cukup luas, Sri memastikan tidak ada warga yang menjadi korban akibat musibah ini. "Berdasarkan laporan di lapangan, untuk pengungsi, korban luka, maupun korban jiwa dinyatakan nihil," tegasnya.

Ilustrasi: Pengemudi becak motor (betor) menembus air yang menggenang di Jalan Denai, Medan, Sumatra Utara. FOTO ANTARA/Kiki Cahyadi/pd/pri.


Saat ini, BPBD Sumut terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah kabupaten setempat dan berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat di lokasi terdampak.

"Kondisi saat ini masih terus dalam pemantauan kami," pungkas Sri.

(Lukman Diah Sari)