Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Penanggulangan Bencana Karhutla. Istimewa
Kodam XII/Tanjungpura Kerahkan 1.200 Personel Perkuat Penanganan Karhutla
Whisnu Mardiansyah • 23 August 2026 20:45
Kubu Raya: Kodam XII/Tanjungpura mengerahkan sekitar 1.200 personel tambahan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan langsung kepada personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Pengerahan personel tersebut menjadi tindak lanjut arahan Presiden RI bersama jajaran menteri Kabinet, Panglima TNI, dan Kapolri terkait penanganan kebakaran lahan di wilayah teritorial Kodam XII/Tanjungpura.
Sebagai tahap awal, tiga Satuan Setingkat Kompi (SSY) atau sekitar 1.200 personel dikerahkan secara bertahap. Perkuatan tersebut termasuk personel dari Yonif TP 538/PTA jajaran Kodam V/Brawijaya.
Personel tambahan itu diterjunkan dengan membawa peralatan pemadaman serta diperkuat tim sosialisasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
Pangdam XII/Tanjungpura menegaskan kesiapan jajaran TNI dalam mendukung penanganan karhutla melalui koordinasi bersama berbagai instansi.
Baca Juga :
BNPB Catat 3.721 Kasus ISPA Pascagempa NTT
"Sebagai Dansatgas, kami bekerja sama dengan instansi vertikal, Pemprov Kalbar, BPBD, Polda, BNPB, hingga relawan Manggala Agni dan masyarakat. Meski kondisi masih kemarau, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa mengurangi kebakaran ini secara signifikan. Pasukan akan kita deploy ke berbagai kabupaten di Kalbar," ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurut Novi, personel yang dikerahkan akan ditempatkan di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla di wilayah yang menjadi sasaran operasi.
_%20Dok_%20Kementerian%20Kehutanan.jpg)
Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dok. Kementerian Kehutanan
Selain memperkuat operasi pemadaman, Pangdam XII/Tanjungpura meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan metode pembakaran. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah meluasnya kebakaran serta dampak asap yang dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.
"Kami mohon masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita dukung bersama agar masyarakat Kalbar terbebas dari masalah asap yang dapat merugikan sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat," tegasnya.
Kodam XII/Tanjungpura bersama unsur terkait dan masyarakat akan melakukan penanganan karhutla secara terpadu. Pengerahan personel tambahan menjadi bagian dari upaya memperkuat penanggulangan kebakaran di wilayah Kalimantan Barat.