Ingin Berkarier Global? Kuasai Bahasa Mandarin Sejak Dini

Bahasa Mandarin memiliki peran penting bahkan jalur langsung menuju dunia profesional. Foto: dok ChineseRD.

Ingin Berkarier Global? Kuasai Bahasa Mandarin Sejak Dini

Ade Hapsari Lestarini • 19 April 2026 21:15

Jakarta: Direktur ChineseRd Guo Xinlin mengatakan Bahasa Mandarin memiliki peran penting bahkan jalur langsung menuju dunia profesional. Untuk itu, kemampuan berbahasa Mandarin sangat penting dimiliki oleh talenta-talenta muda Indonesia untuk menuju persaingan global di masa depan.

"Kami melihat peserta tidak hanya memiliki dasar bahasa yang kuat, tetapi juga mampu berpikir dan mengekspresikan gagasan dalam bahasa Mandarin. Inilah tujuan utama pendidikan bahasa, yaitu menjadikan bahasa sebagai alat komunikasi, pemahaman, dan pengembangan diri yang nyata," ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia Symphony Akelba Christian, di sela-sela Final Mandarin Champion 2026 di Universitas Bunda Mulia Jakarta, dikutip Minggu 19 April 2026.

Final Mandarin Champion 2026 digelar ChineseRd, lembaga pendidikan bahasa Mandarin global asal Shenzhen Tiongkok bersama Universitas Bunda Mulia. Acara ini diramaikan dengan peluncuran platform karier digital serta Job Fair.

"Partisipasi aktif dunia industri dalam kegiatan ini membangun jembatan penting antara hasil pembelajaran bahasa Mandarin dengan dunia kerja, serta memperkuat model integrasi bahasa, sumber daya manusia, dan industri sebagai arah pendidikan di masa depan," tambah dia.

Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu menegaskan, penguasaan bahasa Mandarin tidak hanya menjadi keterampilan bahasa semata, tetapi juga membuka lebih banyak peluang untuk berpartisipasi dalam komunikasi internasional dan pengembangan karier. "Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta memperlihatkan semakin eratnya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang," kata Chen Wu.


Kiri ke kanan: Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia, Symphony Akelba Christian, Konselor Pendidikan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, Chen Wu, dan Direktur ChineseRd Guo Xinlin. Foto: dok ChineseRd.


Guo Xinlin menuturkan, berbeda dengan portal kerja konvensional, platform karier digital yang dikembangkan ChineseRd berfungsi sebagai ekosistem strategis yang mempertemukan alumni dan talenta terkurasi ChineseRd dengan perusahaan raksasa asal Tiongkok. Selain mendukung proses belajar melalui fitur koreksi otomatis dan latihan pelafalan, inovasi terbaru tahun ini adalah sistem rekrutmen berbasis AI pada website karier mereka.

"Teknologi ini melakukan screening awal dan pencocokan peran (role matching) secara presisi, sehingga perusahaan dapat menyaring ribuan pelamar dengan lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui integrasi ini, para pencari kerja dapat mengakses peluang yang spesifik, sementara perusahaan mendapatkan kandidat yang kompetensinya telah teruji melalui standar pendidikan ChineseRd," jelas Guo Xinlin.

Dalam event ini juga diramaikan dengan Job Fair yang diikuti beberapa perusahaan Tiongkok di Indonesia seperti Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta, PT Zisheng Pacific Trading (Mixue), PT Trina Mas Agra Indonesia, PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo), PT Haidilao Indonesia Restaurants, PT Huayou Nickel Cobalt, PT China Harbour Indonesia, PT China Construction Yangtze River Indonesia, PT BYD Motor Indonesia, PT Yili Indonesia Dairy, PT Jingdong Industrials Indonesia, PT FiberHome Technologies Indonesia, PT Power China Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia, PT Miraitowa Jaya Abadi, Air China Limited Jakarta Office, serta ChineseRd. Kehadiran perusahaan-perusahaan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan dunia industri serta membuka peluang karier yang lebih luas.

"Hadirnya Job Fair ini secara otomatis mengubah paradigma kompetisi bahasa yang selama ini ada. Jika sebelumnya Mandarin Champion hanya berfokus pada prestasi akademik, kini ChineseRd juga memastikan kemampuan bahasa peserta yang selama ini ada. Kami tidak hanya ingin mencetak individu yang mahir berbahasa, tetapi juga memastikan mereka memiliki masa depan yang cerah melalui koneksi industri yang seamless. Job fair ini juga memberikan nilai tambah bagi para finalis Mandarin Champion untuk memperluas jejaring profesional sekaligus membuka peluang karier di berbagai perusahaan global asal Tiongkok, menjadikan kemampuan bahasa Mandarin sebagai modal strategis di dunia industri," ungkap Guo Xinlin.
 

 

Mandarin Champion 2026


Kegiatan Mandarin Champion 2026 yang diselenggarakan ChineseRd yang kedua setelah sebelumnya diselenggarakan 2025 ini merupakan lomba yang mengadu kemampuan berbahasa Mandarin dari peserta. Kompetisi Mandarin Champion tahun ini terbagi ke dalam tiga kategori utama berdasarkan jenjang usia dan bentuk lomba.

"Pada penyelenggaraan tahun ini, Mandarin Champion 2026 berhasil menarik 1.712 peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Tingginya jumlah peserta ini menjadi bukti besarnya antusiasme generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kemampuan bahasa Mandarin sebagai bekal akademik maupun profesional di era global. Kompetisi ini semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu ajang prestasi bahasa Mandarin tingkat nasional yang menjadi wadah bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung yang lebih luas," ujar Guo Xinlin.

Didukung oleh ekosistem pembelajaran digital berbasis Artificial Intelligence (AI), Mandarin Champion 2026 hadir bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kemampuan bahasa Mandarin yang modern, efektif, dan terukur. Para peserta akan memanfaatkan berbagai fitur unggulan dari platform ChineseRd, mulai dari latihan membaca teks Bahasa Mandarin berbasis AI, koreksi penulisan otomatis, hingga tes pelafalan dengan akurasi tinggi, sehingga setiap peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mengalami perkembangan kemampuan secara personal.

"Melalui kompetisi ini, ChineseRd terus memperkuat posisinya sebagai pionir pendidikan bahasa Mandarin digital yang menjembatani prestasi lokal menuju panggung internasional. Kehadiran para pemenang dari berbagai sekolah dan universitas di Indonesia juga menjadi simbol lahirnya talenta-talenta muda unggul yang siap membawa kemampuan mereka ke level dunia. Dengan demikian, Mandarin Champion 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum apresiasi, prestasi, dan pengakuan bagi generasi muda Indonesia yang siap bersaing di panggung global," kata Guo Xinlin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)