Catat Lonjakan 114 Persen, Arus Balik Nataru di Daop 3 Cirebon Tembus 9 Ribu Penumpang per Hari

Penumpang di Stasiun Cirebon, Jawa Barat. Istimewa

Catat Lonjakan 114 Persen, Arus Balik Nataru di Daop 3 Cirebon Tembus 9 Ribu Penumpang per Hari

Ahmad Rofahan • 5 January 2026 09:49

Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat lonjakan signifikan arus penumpang seiring memasuki puncak arus balik masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Volume pelanggan yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah tersebut meningkat tajam pada hari ke-18 pelayanan.

Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyebut tingginya mobilitas masyarakat menjadi indikator kembalinya para pelanggan ke kota asal usai menikmati libur panjang.

“Arus balik Natal dan Tahun Baru menunjukkan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Pada akhir masa angkutan ini, kami melihat peningkatan signifikan jumlah pelanggan yang kembali ke kota tujuan masing-masing,” ujar Muhibbuddin, Minggu, 4 Januari 2026.

Berdasarkan data akumulasi selama 18 hari pelayanan, dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon telah melayani 274.400 pelanggan. Rinciannya, sebanyak 136.562 pelanggan berangkat dan 138.319 pelanggan datang.

Angka ini menunjukkan peningkatan drastis dibanding periode sama tahun sebelumnya. “Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 yang mencatat 120.233 penumpang, terjadi lonjakan hingga 114 persen. Ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus meningkat,” jelas Muhibbuddin.
 


Hari Minggu, 4 Januari 2026, menjadi hari dengan lonjakan tertinggi kedua selama Nataru. Jumlah penumpang berangkat mencapai 9.312 orang, sementara penumpang datang tercatat 7.444 orang.

“Angka ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena keunggulan dari sisi keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan,” kata Muhibbuddin.

Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan masih menjadi pusat keberangkatan utama. Selain kedua stasiun itu, pergerakan pelanggan juga tinggi di Stasiun Jatibarang dan Brebes, menunjukkan distribusi arus penumpang yang merata.


Penumpang di Stasiun Cirebon, Jawa Barat. Istimewa

Terkait penjualan tiket, data per 28 Desember 2025 pukul 15.00 WIB menunjukkan tiket kereta api jarak jauh yang terjual selama Nataru mencapai 81.266 tiket. Jumlah ini setara dengan 110 persen dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 74.988 tiket.

“Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen terjadi karena pola perjalanan pelanggan yang dinamis, di mana penumpang naik dan turun di berbagai stasiun antara stasiun awal dan tujuan akhir,” urai Muhibbuddin.

Kereta api yang melayani keberangkatan dari wilayah Daop 3 Cirebon antara lain KA Gunung Jati, KA Cakrabuana, KA Ranggajati, KA Kaligung, dan KA Cirebon Fakultatif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)