Genjot Bisnis, Askrindo Pertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu

Ilustrasi. Foto: Dok istimewa

Genjot Bisnis, Askrindo Pertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu

Eko Nordiansyah • 29 December 2025 19:30

Jakarta: Penerapan sistem kerja yang terstandar menjadi pondasi penting bagi perusahaan industri asuransi dalam menjaga kualitas layanan. Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang konsisten memastikan kualitas layanan, serta membangun kepercayaan nasabah, mitra usaha, dan regulator terhadap kinerja perusahaan.

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menjaga kualitas proses bisnis dengan mempertahankan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Audit ini dilakukan oleh PT Chesna, lembaga sertifikasi independen yang telah diakui secara nasional dan berafiliasi dengan jaringan sertifikasi internasional.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso mengatakan, keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 ini menjadi bukti nyata Askrindo secara konsisten menerapkan standar mutu internasional dalam menjalankan operasional perusahaan.

“Melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu yang berkelanjutan, Askrindo memastikan seluruh proses operasional dijalankan secara disiplin, efisien, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, sehingga mampu menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan,” ujar Mahelan dalam keterangan tertulisnya, Senin, 29 Desember 2025.
 



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Tingkatkan efisiensi operasional dan layanan

Audit Surveillance tersebut mencakup lingkup inti Proses Akseptasi dan Klaim Asuransi Umum. Hasilnya, Askrindo mempertahankan sertifikasi tanpa temuan ketidaksesuaian, baik mayor maupun minor (nol temuan). Capaian ini menunjukkan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di Askrindo telah berjalan secara efektif, konsisten, dan sesuai standar internasional.

“Penerapan ISO 9001:2015 di Askrindo tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif dan dokumentasi, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam setiap proses bisnis perusahaan,” ungkap dia.

Mahelan menjelaskan, mulai dari pengelolaan risiko, proses akseptasi, hingga penyelesaian klaim, seluruh tahapan dijalankan dengan pendekatan process-based dan risk-based thinking. Ia mengungkapkan, berbagai upaya yang dilakukan Askrindo ini mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus kepuasan pelanggan.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan Askrindo dalam menerapkan standar mutu internasional secara konsisten, sekaligus mendukung penguatan kualitas layanan dan tata kelola perusahaan di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)