Daftar Korban Longsor di Aceh Tengah: Bocah 9 Tahun Meninggal, 13 Luka

Alat berat membersihkan material longsor yang menutup badan jalan di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, Minggu (13/9). Penanganan dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang terdampak. (Sumber: BPBD Kabupaten Aceh Tengah)

Daftar Korban Longsor di Aceh Tengah: Bocah 9 Tahun Meninggal, 13 Luka

Lukman Diah Sari • 14 September 2026 10:19

Banda Aceh: Bencana tanah longsor melanda Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu, 13 September 2026, yang dipicu hujan deras. Satu orang meninggal akibat bencana itu, yang merupakan anak usia 9 tahun bernama Nazila. 

"Korban meninggal dunia akibat tanah longsor sudah dibawa ke rumah duka di Kampung Paya Reje dan 13 warga luka-luka dirawat di Rumah Sakit RSUD Datu Beru," kata Juru Bicara Pemkab Aceh Tengah, Mustafa Kamal saat dihubungi di Banda Aceh, Senin, 14 September 2026, melansir Antara.

Adapun ke-13 korban luka-luka yakni Rosita (61), Nurjanah (51), Halimatus Sakdiyah (43), Anisa (7), Aliyah (74), Sapri (32) yang merupakan warga Kampung Sanehen.

Kemudian tujuh lainnya yakni Sulis (39), Yuhana (39), Naumi (5), Sahri (27), Juraini (25), Raimah (55) dan Ruhdi (39) merupakan warga dari Paya Reje, Blang Gele, Genuren Bintang dan Paya Kolak Belang Jorong.

Ia menjelaskan saat musibah tanah longsor, di rumah Aliyah (74) warga Kampung Sanehen, sedang diadakan acara arisan keluarga yang diikuti anggota keluarga besar yang berdomisili di Kampung Paya Reje dan Kampung Bintang.


Tanah longsor dipicu hujan lebat terjadi di Jalan Takengon - Bintang tepatnya titik lokasi Pagar Merah yang berdampak badan jalan tertutup material longsor, Minggu (13/9). ANTARA/HO-Diskominfo Aceh Tengah.

Mustafa menyebut bencana tanah longsor  juga terjadi di Jalan Takengon - Bintang tepatnya titik lokasi Pagar Merah yang berdampak badan jalan tertutup material longsor.

"Alhamdulillah sekitar jam 20.00 WIB jalan sudah dapat dilalui kembali," katanya.

Longsor juga terjadi di Jalan Pepalang-Berawang Gading sekitar Kampung Kuyun, yang menutup badan jalan dan merusak jembatan Armco sehingga akses lumpuh. Ia menambahkan bencana tanah longsor tersebut juga mengakibatkan empat rumah warga rusak.

"Longsoran sudah dapat dibersihkan namun jembatan belum dapat dilakukan perbaikan malam ini. Saat ini sedang diupayakan jembatan darurat," ungkap dia. 

(Lukman Diah Sari)