Direktur Consumer & EBB CIMB Niaga Noviady Wahyudi. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti
CIMB Niaga Bidik 1 Juta Nasabah RDN Baru hingga 2027
Nattasya Amani Vrazeti • 8 August 2026 10:40
Jakarta: PT Bank CIMB Niaga Tbk menargetkan dapat menjangkau hingga satu juta nasabah Rekening Dana Nasabah (RDN) baru sampai 2027. Potensi pertumbuhan transaksi dan jumlah nasabah investasi di perseroan masih mencatatkan tren positif dengan pertumbuhan double digit.
“Sampai tahun 2027 ini harapannya kita ingin bisa menjangkau ke 1 juta orang dari kerja sama ini, baik dari nasabah CIMB Niaga, Ajaib, ataupun pasar baru yang selama ini belum menjadi nasabah,” ujar Direktur Consumer & EBB CIMB Niaga Noviady Wahyudi di Main Hall Bursa Efek Indonesia dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Noviady menjelaskan optimistis tersebut didorong oleh tersedianya variasi produk investasi yang luas di CIMB Niaga, mulai dari Surat Berharga Negara (SBN) yang tergolong risk-free untuk nasabah konservatif hingga instrumen agresif yang disesuaikan dengan risk profile serta time horizon investor.
“Terutama juga untuk orang yang lebih punya risk appetite-nya itu lebih agresif, kita juga punya variasi pilihan produk yang sesuai. Tapi kalau dilihat dari saat ini, pertumbuhannya sangat baik. Jadi kalau dilihat kita cukup optimistis terhadap, apa namanya dari berbagai situasi pasar yang ada,“ ujarnya.
Baca Juga :
COPAS JUDUL LINK DISINI
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Total dana kelolaan mencapai Rp80 triliun
Ia mengatakan hingga Juni, total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) investasi perseroan di luar Dana Pihak Ketiga (DPK) telah menembus angka Rp80 triliun.“Sekitar Rp80 triliun per Juni. Double digit lah (pertumbuhannya). Jadi ini di luar DPK ya,” kata dia.
Lebih lanjut, Noviady mengatakan porsi bisnis wealth management menyumbang hampir setengah dari total fee-based income di lini consumer banking CIMB Niaga.
“Hampir setengah dari fee income yang didapat, gitu ya. Ada cukup besar juga untuk dari kartu kredit, dan kemudian untuk dari transaksi tabungan, gitu ya. Tapi 50 persen itu bisa didapatkan dari pembelian reksa dana, pembelian obligasi, kemudian valas, kemudian juga asuransi. Ya. Jadi itu, apa namanya, salah satu fokus kami,” tutur Noviady.