IHSG Dibuka Naik ke Level 6.272 Senin Pagi

Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

IHSG Dibuka Naik ke Level 6.272 Senin Pagi

Eko Nordiansyah • 3 August 2026 09:43

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 3 Agustus 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 6.272,617.

IHSG dibuka menguat 36,49 poin atau 0,59 persen ke posisi 6.272,62. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 6,05 poin atau 0,97 persen ke posisi 627,29.
 
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.38 WIB, IHSG bergerak menguat sebanyak 1,319 poin setara 0,02 persen ke level 6.237,446. IHSG berada di level tertinggi 6.273 dan terendah di 6.213.

Sebanyak 299 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 269 saham emiten lainnya melemah, dan 169 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp3,553 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 9,900 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp10.952,816 triliun.


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

IHSG diperkirakan menguat

Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan akhir pekan lalu, 31 Juli 2026, IHSG ditutup menguat 49,76 poin atau 0,80 persen ke level 6.236,13. Penguatan IHSG didorong oleh kombinasi sentimen eksternal dan internal yang solid.

Dari sisi eksternal, bursa regional mendapat limpahan energi positif menyusul penutupan Wall Street yang melesat kuat. Sedangkan dari dalam negeri, pasar disokong oleh aksi beli masif pada sektor bahan baku dan teknologi.

Kemudian, Menteri Perindustrian Agus, Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pada Kamis, 30 Juli 2026, bahwa pemerintah memutuskan untuk memprioritaskan insentif kendaraan listrik bagi mobil dan motor listrik merek nasional.

Sementara itu, Wall Street akhir pekan lalu ditutup menguat, tercermin dari indeks Dow Jones naik 0,53 persen, S&P 500 naik 0,70 persen, dan Nasdaq melesat 1,00 persen.

Penguatan tersebut terutama didorong oleh reli saham-saham teknologi berkapitalisasi besar setelah Amazon melonjak berkat pertumbuhan bisnis cloud yang kuat, sehingga meningkatkan optimisme investor terhadap prospek kecerdasan buatan (AI).

Sentimen positif tersebut turut mengangkat saham Alphabet, Microsoft, dan Meta, yang berhasil mengimbangi tekanan dari anjloknya saham Apple akibat gangguan pasokan chip.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung menguat seiring menurunnya tekanan jual investor asing. Investor hari ini akan mencermati rilis data Inflasi (Juli 2026) dan Neraca Perdagangan Indonesia (Juni 2026),” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.

(Eko Nordiansyah)