Pagar pembatas dipasang di restoran tempat terjadinya ledakan di Moskow, Rusia. (EPA)
Ledakan Restoran di Moskow Dinyatakan Aksi Teror, Penyelidikan Terus Berlangsung
Willy Haryono • 2 August 2026 18:32
Moskow: Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin menyatakan ledakan yang terjadi di dekat sebuah restoran di ibu kota Rusia pada Sabtu kemarin merupakan serangan teroris.
Dikutip dari Anadolu Agency, Minggu, 2 Agustus 2026, korban tewas dalam insiden ledakan bom tersebut kini dilaporkan bertambah menjadi sedikitnya lima orang.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial Max, Sobyanin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan memastikan aparat penegak hukum tengah menyelidiki keseluruhan kejadian, termasuk kronologinya.
"Kemarin, sebuah serangan teroris yang brutal terjadi di Moskow dan merenggut nyawa sejumlah orang," kata Sobyanin.
Ia menambahkan para korban yang mengalami luka-luka saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Moskow.
"Penegak hukum sedang menyelidiki seluruh keadaan yang terjadi. Mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini pasti akan ditemukan dan dibawa ke pengadilan," ujarnya.
Berdasarkan laporan media Rusia terbaru, sedikitnya lima orang tewas setelah seorang perempuan meledakkan alat peledak saat berusaha memasuki sebuah restoran di Moskow.
Otoritas belum mengungkap identitas pelaku maupun motif di balik serangan tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh kronologi serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Baca juga: Ledakan Bom di Dekat Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Terluka