Ilustrasi kawasan Papua. Foto: Dok. Istimewa.
Masyarakat Adat Papua Ajak Jaga Keamanan dan Kedamaian Kota Jayapura
Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2026 20:50
Jayapura: Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Jayapura. Imbauan ini dikeluarkan merespons rencana aksi penyampaian pendapat.
“Kami meminta aparat keamanan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban di Kota Jayapura,” kata Ketua LMA Provinsi Papua, Yan Cristian Arebo, kepada wartawan di Kota Jayapura, dikutip Rabu, 23 September 2026.
Baca Juga :
Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Pembangunan Jembatan hingga Rumah Layak Huni di Lanny Jaya
Yan menegaskan bahwa penyampaian aspirasi di muka umum merupakan hak yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, Yan menekankan agar pelaksanaan aksi dilakukan secara tertib dan tidak menimbulkan rasa cemas maupun kerugian bagi masyarakat luas.
Ia mengingatkan pentingnya deteksi dini untuk mencegah timbulnya gesekan serta mengantisipasi penyusupan dari pihak-pihak yang sengaja memperkeruh suasana. Yan turut menyoroti peristiwa kericuhan di Kota Jayapura pada 2019 sebagai pelajaran berharga agar seluruh pihak lebih waspada.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Istimewa.
“Kami berharap aparat dapat mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pihak-pihak yang melakukan tindakan provokatif atau mengganggu keamanan,” kata Yan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih kritis dan bijak dalam menyaring setiap informasi atau rumor yang beredar di media sosial. Sikap tenang dari masyarakat dinilai sangat krusial agar situasi keamanan Ibu Kota Provinsi Papua ini tetap terjaga dengan kondusif dan harmonis.