BLI memastikan dukungan logistik dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Foto: Dok BGR
BGR Logistik Indonesia Dukung Penyaluran Bantuan di Daerah Bencana
Eko Nordiansyah • 23 September 2026 14:45
Jakarta: PT BGR Logistik Indonesia (BLI) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah untuk memastikan dukungan logistik dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Kesiapan logistik menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kondisi darurat dan bencana alam.
BLI mengikuti Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Klaster Logistik Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas penyelenggaraan dukungan logistik penanggulangan bencana.
Direktur Utama PT BGR Logistik Indonesia Syailendra mengatakan, melalui BLI Peduli NTT, BLI hadir untuk membantu memastikan bantuan terus bergerak dan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini merupakan bentuk nyata bagaimana kapabilitas logistik dapat dimanfaatkan dalam situasi kemanusiaan.
“Karena itu, kami berupaya menggunakan kemampuan yang kami miliki untuk mendukung percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Begitu juga yang akan dilakukan dengan BNPB di Kalimantan ini,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 September 2026.

(BLI memastikan dukungan logistik dapat bergerak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Foto: Dok BGR)
Bantu percepatan distribusi bantuan
Pada Agustus 2026, BLI turut mendukung penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kapabilitas logistik yang dimiliki untuk membantu mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan berupa beras, tenda, dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak.Syailendra mengungkapkan, komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penguatan logistik, tetapi juga melalui respons nyata ketika bencana alam terjadi di berbagai daerah lainnya selama tahun ini. Salah satunya ditunjukkan BLI melalui BLI Peduli NTT.
“Bagi BLI, keterlibatan dalam ekosistem tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengoptimalkan kapabilitas dan pengalaman logistik yang dimiliki agar dapat memberikan dukungan ketika terjadi kondisi darurat,” ungkapnya.
Selain itu, keterlibatan BLI di Kalimantan Selatan dan NTT menunjukkan dua sisi penting dari peran perusahaan dalam mendukung penanganan kondisi darurat: kesiapsiagaan melalui kolaborasi dan penguatan kapasitas, serta respons melalui dukungan logistik ketika bencana terjadi.
“BLI meyakini bahwa pengelolaan logistik dalam situasi bencana membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan pengalaman dan jaringan operasional yang dimiliki, BLI terus berupaya menjadi bagian dari ekosistem tersebut,” ujar dia.