Prinsip Pola Asuh Buffet: Bentuk Kemandirian di Balik Kekayaan Miliaran Dolar

Warren Buffett. Foto: dok Gates Foundation.

Prinsip Pola Asuh Buffet: Bentuk Kemandirian di Balik Kekayaan Miliaran Dolar

Husen Miftahudin • 27 January 2026 14:15

Jakarta: Di balik kekayaan fantastis senilai miliaran dolar, Warren Buffett ternyata memiliki prinsip yang sangat ketat dalam membesarkan anak-anaknya. Alih-alih memberikan uang secara cuma-cuma, salah satu orang terkaya di dunia ini justru menekankan pentingnya kerja keras dan kemandirian sejak dini.

Mengutip VnExpress, berikut tiga prinsip utama pola asuh ala Warren Buffet yang dapat orangtua ikuti:
 

1. Hak harus diraih, bukan diwariskan


Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, Buffett sering menggunakan analogi olahraga untuk menjelaskan pandangannya tentang privilege. Baginya, seseorang tidak berhak menjadi pemain utama (quarterback) hanya karena ayahnya adalah bintang di tim tersebut. Ia menekankan, posisi dan keuntungan harus diraih melalui usaha sendiri bukan karena faktor keturunan.
 
Baca juga: Rahasia Sukses Warren Buffet: Pilih Mentor hingga Disiplin Keuangan
 

2. Disiplin finansial


Salah satu kisah paling ikonik dalam keluarga Buffett, adalah saat putrinya Susan Buffett ingin meminjam uang sebesar USD41 ribu untuk merenovasi dapur rumahnya. Meskipun jumlah tersebut sangat kecil, ia menolak memberikan pinjaman tersebut.

Susan mengatakan, ayahnya telah lama menanamkan prinsip itu kepada anak-anaknya. Bukan berarti pelit, ayahnya justru jauh lebih murah hati daripada yang diasumsikan banyak orang.

"Sebenarnya saya setuju dengan filosofinya untuk tidak menghambur-hamburkan banyak uang. Saya merasa sangat bersyukur memiliki orang tua seperti mereka," ungkap Susan dalam sebuah wawancara, mengutip VnExpress, Senin, 26 Januari 2026.

Warren Buffet telah menyumbangkan miliaran dolar untuk berbagai tujuan yang meliputi kesehatan, pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Namun, ketika menyangkut urusan anak ia dikenal bersikap tegas.


(Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M)
 

3. Dukungan moral di atas dukungan materi


Meski dikenal "perhitungan" dalam hal materi, anak-anak Buffett justru merasa sangat beruntung. Putra bungsu Warren, Peter Buffett, mengungkapkan ayahnya jauh lebih dermawan dalam memberikan dukungan moral terutama dalam hal karier.

Peter memilih jalur karier yang jauh berbeda dari ayahnya, yakni sebagai musisi dan penulis. Alih-alih dipaksa terjun ke dunia bisnis, Peter justru didorong untuk mengejar apa yang ia cintai. Hasilnya, Peter berhasil meraih penghargaan Emmy dan menjadi penulis terlaris New York Times.

Pola asuh Warren Buffett membuktikan, cinta orang tua tidak selalu harus diukur dengan nominal uang. Dengan menahan kucuran materi dan mengutamakan bimbingan karakter, ia justru memberikan "alat" bagi anak-anaknya untuk membangun kesuksesan mereka sendiri.

Bagi Buffett, warisan terbaik bukanlah saldo rekening, melainkan kemandirian, integritas, dan keberanian untuk menempuh jalan hidup. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)