Alexander Waas resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku. Dokumentasi/ istimewa
Karang Taruna Maluku Fokus Maju Usai Dinakhodai Alexander Waas
Deny Irwanto • 22 February 2026 09:29
Ambon: Musyawarah Temu Karya Karang Taruna Provinsi Maluku yang digelar di Santika Premiere Hotel, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu, 21 Februari 2026, berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para pengurus dan perwakilan pemuda dari berbagai daerah di Maluku berkumpul untuk menentukan arah organisasi ke depan.
Dalam forum tersebut, Alexander Waas resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku. Terpilihnya Alexander menjadi momentum baru bagi penguatan peran pemuda dalam pembangunan sosial dan ekonomi di daerah.
Alexander yang akrab disapa Bung Lex menegaskan komitmennya agar Karang Taruna tidak hanya hadir dalam agenda seremonial, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Alexander Waas resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Maluku. Dokumentasi/ istimewa
Alexander menekankan pentingnya memberdayakan seluruh potensi di Provinsi Maluku secara maksimal. Setiap program yang dijalankan, menurutnya, harus memiliki manfaat nyata, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Alexander juga mengingatkan para ketua Karang Taruna kabupaten dan kota untuk terus menghadirkan kerja konkret di tengah masyarakat.
“Jangan sampai Karang Taruna ini jadi organisasi seremonial. Ramai di temu karya, ramai di raker, tapi tidak ada kerja nyata. Kita harus turun ke lapangan, bantu pemerintah daerah dengan gagasan dan aksi konkret,” jelasnya.
Ia berharap dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, Maluku dapat mencatat lompatan kemajuan melalui kolaborasi seluruh elemen pemuda.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang, menyampaikan pesan penguatan kepada jajaran Karang Taruna Maluku. Ia mendorong organisasi kepemudaan tersebut menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang mandiri dan produktif.
"Karang Taruna harus memastikan organisasi ini menjadi tempat lahirnya pengusaha-pengusaha keren di masa depan. Kita tidak cukup hanya mencegah anak muda dari narkoba dan kriminalitas. Kita harus memberdayakan dan membuat mereka mandiri," ungkap Bahtiar.
Temu Karya ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus refleksi peran pemuda dalam mendorong kemajuan daerah, dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata.