Menko Polkam Djamari Chaniago. Foto: Metro TV
Prajurit TNI Gugur, Menko Polkam: Pemerintah Tuntut Pertanggungjawaban Pelaku
M Sholahadhin Azhar • 1 April 2026 20:49
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan sikap pemerintah Indonesia terkait gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon. Pemerintah, kata dia, menuntut dilaksanakannya investigasi menyeluruh.
"Pemerintah juga menuntut penyelidikan PBB yang cepat, transparan, dan komprehensif, serta menegaskan bahwa pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan," kata Djamari dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 April 2026.
Menurut Djamari, serangan berulang terhadap personel Indonesia merupakan tindakan yang tidak dapat diterima. Hal itu, mencerminkan rendahnya komitmen terhadap jaminan keselamatan Pasukan Perdamaian oleh pihak yang bertikai.
Pemerintah, kata dia, mendorong Dewan Keamanan PBB untuk bertindak tegas, bersatu, dan konsisten. Terutama, dalam menindaklanjuti hasil penyelidikan demi menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Menko Polkam Djamari Chaniago. Foto: Metro TV
Kemenko Polkam, sesuai tugasnya sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), akan memperkuat koordinasi dan sinergi lintas kementerian dan lembaga. Khususnya, bersama Kementerian Pertahanan, TNI, dan Kementerian Luar Negeri.
"Guna memastikan keselamatan personel di daerah penugasan, termasuk melalui peninjauan ulang protokol keamanan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi di wilayah konflik Lebanon selatan," kata Djamari.