Piala Dunia 2026. Dok. Website FIFA
Dampak Ekonomi Tuan Rumah Piala Dunia, dari Wisata hingga Lapangan Kerja
Muhamad Marup • 20 May 2026 17:22
Jakarta: World Cup atau Piala Dunia FIFA 2026 akan berlangsung kurang dari sebulan lagi. Tahun ini, ajang tertinggi sepak bola antar negara tersebut akan digelar tiga negara sekaligus yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Setelah 2026, sudah ada empat negara yang akan menjadi tuan rumah yaitu Maroko, Portugal, dan Spanyol (2030), serta Arab Saudi (2034). Kepastian ini membuktikan bahwa Piala Dunia merupakan ajang yang mesti dipersiapkan secara serius.
Wisata
Dampak langsung ekonomi terbanyak datang dari sektor wisata. Jutaan fans tidak hanya membeli tiket, tapi juga mengeluarkan uang untuk hotel atau penginapan, makanan dan restoran, transportasi, belanja, dan hiburan.Kota-kota penyelenggara akan mengalami pertumbuhan ekonomi langsung, meskipun hanya berlangsung hingga acara berakhir. Permintaan terhadap bisnis lokal meningkat drastis dan berdampak mulai dari usaha kecil hingga skala besar.
Peningkatan infrastruktur
Dengan persiapan yang matang untuk menggelar Piala Dunia, tuan rumah secara tidak langsung sedang berinvestasi pada infrastruktur. Peningkatan infrastruktur yang terjadi mencakup:- Renovasi stadion
- Sistem transportasi
- Bandara dan jalur yang terkoneksi
- Pengembangan kawasan urban
Lapangan kerja
Piala Dunia 2026. Dok. Website FIFA
Tuan rumah Piala Dunia akan mendapat dampak terciptanya lapangan kerja baik jangka pendek ketika turnamen berlangsung maupun jangka panjang karena butuh persiapan bertahun-tahun. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga terjadi karena kehadiran turis asing.Dengan dampak-dampak tersebut, Piala Dunia FIFA bukan hanya tentang olahraga, tapi aktivitas ekonomi yang massif. Dengan konsep digelar beberapa negara seperti di Amerika Utara, bisa mengurangi beban tuan rumah.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com