Presiden Prabowo Mengaku Memiliki Kedekatan Khusus dengan Kebumen

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setrpres.

Presiden Prabowo Mengaku Memiliki Kedekatan Khusus dengan Kebumen

Anggi Tondi Martaon • 23 May 2026 13:41

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyebutkan dirinya memiliki kedekatan khusus dengan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Sebab, ayahnya, Soemitro Djojohadikoesoemo, lahir di wilayah tersebut.

"Kebumen ini ada hubungan khusus sama saya, karena almarhum ayahanda saya lahir di Kebumen," kata Prabowo dalam acara panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen saat dikutip dari Antara, Sabtu, 23 Mei 2026.

Presiden kedelapan Indonesia itu juga sempat bernostalgia dengan pabrik gula yang ada di Kebumen. Saat ini, bangunan tersebut sudah dikonversi menjadi hotel. 

Di dalam kesempatan itu, RI 1 menyoroti potensi besar tambak udang dengan luas 100 hektare (ha) tersebut. Mengatakan bahwa setiap satu hektare bisa menghasilkan 40 ton udang pada setiap siklus panen, dengan lahan terbangun sudah mencapai 65 ha dan luas kolam efektif yang digunakan seluas 24 ha.

Tidak hanya itu, Prabowo juga mengapresiasi keberadaan tambak itu yang menyerap 650 tenaga kerja dari kawasan sekitar.

Dia menyampaikan, pemerintah sedang membangun sejumlah kawasan produksi komoditas perikanan termasuk tambang udang terintegrasi di Waingapu, Nusa Tenggara Timur dan tambak ikan di Jawa Barat.

Langkah itu dilakukan tidak hanya untuk kepentingan ekonomi. Namun, untuk memastikan kebutuhan masyarakat komoditas perikanan dapat terus terpenuhi.

Presiden Prabowo Subianto meninjau panen raya udang di Kebumen, Jateng. Foto: Antara.

"Kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif Yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita dan untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa," ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi sejumlah jajaran di Kabinet Merah Putih termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)