Penerbangan Air France ke AS Dialihkan ke Kanada akibat Pembatasan Ebola

Ilustrasi Anadolu

Penerbangan Air France ke AS Dialihkan ke Kanada akibat Pembatasan Ebola

Fajar Nugraha • 22 May 2026 19:28

Montreal: Penerbangan Air France menuju Detroit, Amerika Serikat (AS) dialihkan ke Montreal setelah seorang penumpang asal Kongo diketahui naik pesawat di Paris di tengah pembatasan perjalanan terkait wabah Ebola, Kamis, 21 Mei 2026.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat menyatakan penumpang tersebut seharusnya tidak diizinkan naik pesawat karena aturan baru pembatasan masuk yang diterapkan untuk mencegah penyebaran Ebola.

“Petugas mengambil tindakan tegas dan melarang penerbangan yang membawa penumpang tersebut mendarat di Bandara Detroit Metropolitan Wayne County,” demikian pernyataan juru bicara lembaga tersebut.

Air France menjelaskan penumpang asal Kongo itu ditolak masuk ke Amerika Serikat karena aturan baru mewajibkan pelancong dari sejumlah negara, termasuk Kongo, hanya boleh masuk melalui Washington untuk pemeriksaan kesehatan tambahan.

Dilansir dari media ABC News, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS juga menetapkan seluruh warga negara dan penduduk tetap Amerika Serikat yang dalam 21 hari terakhir berada di Kongo, Uganda, atau Sudan Selatan wajib masuk melalui Bandara Internasional Washington Dulles.

Badan Kesehatan Masyarakat Kanada menyatakan otoritas kesehatan di Montreal telah memeriksa penumpang tersebut dan tidak menemukan gejala Ebola. Penumpang itu kemudian diterbangkan kembali ke Paris.

“Penerbangan Air France AFR378 bersama seluruh penumpang lainnya melanjutkan perjalanan ke tujuan awal di Detroit,” ujar juru bicara Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, Craig Currie.

Organisasi Kesehatan Dunia sebelumnya menetapkan wabah Ebola sebagai darurat kesehatan global. Wabah tersebut dikaitkan dengan virus Bundibugyo yang lebih langka dan hingga kini belum memiliki vaksin maupun obat khusus.

(Keysa Qanita)

(Fajar Nugraha)