Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Foto: Antara.
Menko PM: Perbaikan Tata Kelola MBG Upaya Tepat Tingkatkan Mutu SDM
Anggi Tondi Martaon • 23 June 2026 13:47
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan perbaikan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah tepat. Sehingga, program itu semakin efektif meningkatkan kualitas SDM.
"Saya melihat skala prioritas, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan demi upaya mengatasi stunting lebih efektif dan cepat," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu saat dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.
Cak imin menilai fokus baru BGN yang memprioritaskan kelompok B3, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, merupakan langkah yang tepat dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
"Dengan fokus pada kelompok tersebut manfaat Program MBG dapat dirasakan lebih efektif dan berdampak langsung terhadap upaya pencegahan stunting," ungkap Cak Imin.
Menurut Cak Imin, penentuan prioritas tersebut tidak berarti mengurangi perhatian terhadap kelompok penerima manfaat lainnya. Namun, pemerintah perlu memastikan bahwa kelompok yang paling rentan memperoleh perhatian utama agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Medcom.id.
Selain fokus pada penerima manfaat, Cak Imin menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan manajemen kelembagaan. Sehingga, pelaksanaan Program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan arahan Presiden.
"Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden," ujar Cak Imin.