Pemulihan Ekonomi Sumatra, Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (ketiga dari kiri). Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Pemulihan Ekonomi Sumatra, Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana

Kautsar Widya Prabowo • 7 January 2026 17:44

Jakarta: Pemerintah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pascabencana untuk mempercepat pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Pokja ini menekankan pendekatan pemberdayaan dengan melibatkan langsung masyarakat terdampak dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, melalui Pokja tersebut pemerintah mendorong seluruh program bantuan menggunakan pola padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat. Skema ini diharapkan mampu menciptakan cash for work.

“Orang mendapatkan pekerjaan sekaligus penghasilan untuk memasuki tahap rehabilitasi, rekonstruksi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Cak Imin dalam konferensi pers di Gedung Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Januari 2025.
 


Pembentukan Pokja Pemberdayaan Pascabencana dilakukan seiring berakhirnya masa tanggap darurat di Sumatra Barat pada 9 Desember. Sejak saat itu, pemerintah mulai memasuki tahap pemulihan dan rehabilitasi.

“Kita sudah mulai kerja pasca tanggap darurat tanggal 9 Desember di Sumatra Barat. Tanggap darurat sudah selesai, sehingga kita memasuki tahap pemulihan,” terang Cak Imin.

Ia menambahkan, langkah awal yang dilakukan Pokja adalah melakukan pendataan dampak bencana, baik terhadap masyarakat maupun aset ekonomi. Namun, pendataan tersebut masih terus disempurnakan, terutama terkait pemulihan dan rehabilitasi aset agar kembali produktif.

“Pendataannya belum sempurna. Masih banyak aset yang perlu didorong pemulihan dan produktivitasnya melalui pemerintah daerah,” jelas Cak Imin.


Banjir di Aceh. Foto: Dok. Istimewa.

Pokja tersebut melibatkan lintas kementerian, di antaranya Kementerian Sosial, Kementerian UMKM, Kementerian P2MI, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi. Serta lembaga filantropi, badan amil zakat, Lazis, Baznas, serta lembaga CSR swasta.

“Kami bersama-sama mendorong seluruh program yang kita miliki agar Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh segera pulih dan bangkit secara ekonomi,” pungkas Cak Imin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)