Wisatawan di wisata Desa Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Instagram @ pesonawisatacibuntu
Healing ke Kuningan, Yuk ke Desa Cibuntu Wisata Alam di Kaki Gunung Ciremai
Whisnu Mardiansyah • 8 July 2026 15:14
Kuningan: Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyimpan beragam destinasi wisata alam yang menarik perhatian. Salah satu yang paling populer adalah Desa Wisata Cibuntu. Terletak di lereng Gunung Ciremai, desa ini menyajikan keindahan alam pegunungan, kearifan lokal, edukasi wisata, serta budaya tradisional yang tetap terawat.
Desa Wisata Cibuntu berada di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Posisinya yang strategis di jalur wisata Gunung Ciremai membuatnya mudah diakses dari berbagai kota besar di Jawa Barat maupun Jakarta.
Pengembangan desa wisata ini dimulai sekitar tahun 2010 melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti. Kini Cibuntu telah menjadi salah satu desa wisata andalan yang terdaftar dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata.
Kesuksesan Desa Wisata Cibuntu tidak hanya didukung oleh keindahan alamnya. Keterlibatan warga dalam mengelola homestay, menyajikan atraksi wisata, hingga menjaga kelestarian budaya menjadi magnet wisatawan datang ke sini.
Keindahan Alam di Lereng Gunung Ciremai
Desa Cibuntu menawarkan udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang memanjakan mata. Sawah hijau, kebun, mata air, serta pepohonan rimbun menyambut setiap pengunjung yang tiba.
Suasana pedesaan yang asri menjadikan Cibuntu tempat yang cocok untuk melepas penat dari kesibukan kota. Kabut tipis desa di pagi hari, sementara sore hari menyuguhkan ketenangan dengan latar pegunungan. Pengunjung juga dapat menyaksikan keseharian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak.
Desa Wisata Cibuntu menawarkan berbagai atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan dari semua kalangan. Curug Gongseng menjadi salah satu primadona. Air terjun ini terletak tidak jauh dari permukiman warga dengan jalur trekking yang mudah dilalui.
Mata Air Kahuripan juga tak kalah menarik. Airnya yang jernih dan segar kerap dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai menikmati suasana.
Bagi wisatawan keluarga, tersedia kolam renang, area bermain anak, terapi ikan, serta kebun bambu yang berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan. Beragam paket wisata juga menawarkan aktivitas outbound, menjelajahi desa, hingga wisata off-road dengan kendaraan khusus melintasi perkampungan.
Selain wisata alam, Cibuntu juga memiliki pusat ekonomi kreatif yang memamerkan karya kerajinan warga. Pengunjung dapat membeli angklung, suling bambu, miniatur kendaraan kayu, hingga berbagai cendera mata khas desa sebagai oleh-oleh.

Curug Gongseng di kawasan Desa Wisata Cibuntu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Instagram @ pesonawisatacibuntu
Keunikan utama Desa Wisata Cibuntu dibandingkan destinasi lain adalah pengalaman berinteraksi langsung dengan penduduk setempat.
Wisatawan dapat mencoba aktivitas pertanian, belajar bercocok tanam, hingga menikmati masakan rumahan yang dimasak oleh warga. Konsep wisata ini memberikan pengalaman berbeda karena pengunjung diajak merasakan kehidupan desa secara langsung.
Keramahan penduduk menjadi daya tarik tersendiri. Masyarakat berperan sebagai pemandu, pengelola homestay, penyedia makanan, hingga pelaku usaha kreatif. Dengan demikian, manfaat ekonomi dapat dinikmati langsung oleh warga desa.
Akses Menuju Desa Wisata Cibuntu
Desa Wisata Cibuntu dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Dari Jakarta, perjalanan melalui Tol Cipali menuju Kuningan memakan waktu sekitar empat hingga lima jam, tergantung kondisi lalu lintas. Dari pusat Kota Kuningan, perjalanan ke Cibuntu membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit melalui Kecamatan Pasawahan.
Wisatawan dari Bandung dapat menempuh perjalanan sekitar tiga hingga empat jam melalui Sumedang atau Tol Cisumdawu yang terhubung dengan jaringan Tol Cipali menuju Kuningan.
Dari Kota Cirebon, perjalanan menuju Desa Wisata Cibuntu memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam dengan kendaraan pribadi.
Bagi pengguna transportasi umum, perjalanan bisa dimulai dengan naik kereta api ke Stasiun Cirebon atau bus antarkota ke Terminal Kertawangunan di Kuningan. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan dengan angkutan umum, transportasi daring, atau kendaraan sewaan menuju Desa Cibuntu.
Desa Wisata Cibuntu dapat dikunjungi setiap hari. Namun, jam operasional masing-masing objek wisata dan layanan mengikuti ketentuan pengelola masing-masing.
Wisatawan yang ingin mengikuti paket wisata, menginap di homestay, atau mengikuti kegiatan edukasi disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu agar pelayanan dapat dipersiapkan dengan baik.
Untuk memasuki kawasan desa, pengunjung umumnya hanya dikenakan biaya parkir. Tiket masuk objek wisata, paket edukasi, kegiatan outbound, maupun homestay memiliki tarif yang berbeda sesuai jenis layanan yang dipilih. Besaran biaya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan pengelola.