Pemain Persija Jakarta Jordi Amat berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Malut United. Dok. Instagram Persija Jakarta
Bambang Pamungkas Tegaskan Persija Belum Kibarkan Bendera Putih
Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 11:37
Jakarta: Perjalanan Persija di penghujung musim BRI Super League 2025/26 penuh tantangan. Tiga laga terakhir dilalui tanpa kemenangan.
Dua hasil imbang didapat saat menjamu Borneo FC Samarinda (2-2) dan Dewa United Banten FC (1-1). Satu kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC turut mewarnai rangkaian hasil negatif tersebut. Target Persija menjadi juara pun menjadi lebih berliku.
Evaluasi mengemuka. Konsistensi menjadi aspek yang paling disorot dalam upaya menjaga daya saing tim hingga akhir musim. Dengan delapan laga tersisa, peluang masih terbuka. Namun, tidak ada lagi jatah untuk melakukan kesalahan.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menyampaikan kekecewaan manajemen atas hasil yang diraih dalam tiga laga terakhir. Ia menilai situasi ini membuat jalan menuju gelar menjadi semakin terjal, meskipun peluang secara matematis belum sepenuhnya tertutup.
Baca Juga :
Pramono: Masa Depan Jakarta Ada di Kawasan JIS
"Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi," kata Bambang di Jakarta dikutip Ilague.id, Kamis, 9 April 2026.
Lebih lanjut, pria yang biasa disapa Bepe itu berharap adanya respons kuat dari seluruh elemen tim. Momentum kebangkitan dinilai masih sangat mungkin tercipta jika semua pihak mampu menunjukkan komitmen lebih besar dalam setiap pertandingan tersisa.
"Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi," tutur Bepe.

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. Foto: Dok Antara.