Bupati Kudus Wajibkan ASN Bersepeda ke Kantor Setiap Selasa

Sejumlah sepeda terparkir di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, karena sejak lama Bupati Kudus Sam'ani Intakoris juga konsisten memberikan contoh berangkat ke kantor dengan sepeda. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Bupati Kudus Wajibkan ASN Bersepeda ke Kantor Setiap Selasa

Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 09:25

Kudus: Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk menggunakan sepeda atau moda transportasi non-bahan bakar fosil setiap hari Selasa. Kebijakan ini sebagai bagian dari upaya penghematan dan efisiensi.

"Kebijakan ini ditujukan bagi ASN yang memiliki jarak tempat tinggal dengan kantor kurang dari 5 kilometer. Selain sepeda, ASN juga dianjurkan menggunakan transportasi ramah lingkungan lainnya," ujar Sam'ani usai kegiatan orientasi PPPK di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida Kudus seperti dilansir Antara, Rabu, 8 April 2026.

Pemkab Kudus mendorong pembatasan penggunaan kendaraan dinas jabatan hingga maksimal 50 persen. ASN disarankan beralih ke kendaraan listrik, transportasi umum, atau alternatif lain yang lebih hemat energi.

Menurut Sam'ani, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi dalam rangka efisiensi anggaran dan energi.
 


"Ini dalam rangka kebijakan pemerintah pusat lewat Pak Gubernur untuk efisiensi. Kita mulai Selasa nanti pakai sepeda," ujarnya, Rabu, 8 April 2026.

Sam'ani menambahkan, program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata. Dampak tersebut terutama dalam menekan pengeluaran operasional seperti biaya perjalanan dinas (SPPD), bahan bakar minyak (BBM), hingga penggunaan listrik.

"Kita ingin ada penghematan, minimal 20 sampai 25 persen. Nanti kita lihat dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), BBM, dan listrik harus turun," ujarnya.


Ilustrasi ASN naik sepeda menuju kantor. Metro TV

Di sisi lain, bupati juga mengingatkan ASN agar tetap menjaga kinerja dan disiplin kerja. Ia menekankan tidak boleh ada pegawai yang hanya hadir untuk absen tanpa memberikan kontribusi nyata.

"Jangan sampai loyo, datang absen, pergi, lalu pulang hanya untuk absen lagi. Harus tetap terkoordinasi dengan baik dan jangan sampai ada komplain dari masyarakat," ujarnya.

Sam'ani juga mengajak ASN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

"Layani masyarakat dengan penuh hati. Mumpung diberi kesempatan, lakukan yang terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)