Tujuh Tentara Suriah Tewas dalam Serangan Drone SDF di Hasakah

Pasukan Suriah hadapi ancaman dari kelompok SDF. Foto: Anadolu

Tujuh Tentara Suriah Tewas dalam Serangan Drone SDF di Hasakah

Fajar Nugraha • 22 January 2026 18:00

Damaskus: Kementerian Pertahanan Suriah mengatakan, pada Rabu, 21 Januari, bahwa sedikitnya tujuh tentara Suriah tewas dan 20 lainnya luka-luka dalam serangan pesawat nirawak (drone) yang dilancarkan kelompok SDF di Provinsi Hasakah. Insiden ini terjadi hanya berselang sehari setelah pengumuman gencatan senjata antara kedua belah pihak.

Kementerian Pertahanan Suriah melaporkan bahwa serangan tersebut menargetkan sebuah gudang amunisi di wilayah pedesaan al-Yarubiyah, dekat perbatasan. Berdasarkan laporan kantor berita SANA, unit militer awalnya menemukan sebuah bengkel pembuatan bom rakitan dan amunisi drone di lokasi tersebut, yang juga menyimpan beberapa drone buatan Iran yang sedang disiapkan oleh SDF.

Serangan terjadi saat pasukan pemerintah tengah melakukan pembersihan dan pengamanan di lokasi temuan tersebut. Pihak SDF kemudian meluncurkan drone bunuh diri yang langsung menghantam kerumunan tentara, mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka berat.

Komando Operasi Militer Suriah mengecam keras insiden ini dan menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya serta pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata. Pihak militer menilai SDF terus mengabaikan seluruh kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Padahal, pada Selasa malam, Kepresidenan Suriah baru saja mengumumkan adanya pemahaman bersama dengan SDF terkait masa depan Provinsi Hasakah. Kementerian Pertahanan juga telah memberlakukan gencatan senjata selama empat hari yang mulai berlaku efektif pukul 20.00 waktu setempat.

Serangan ini mengancam keberlangsungan dialog perdamaian yang tengah dirintis. Pemerintah Suriah menegaskan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk merespons serangan tersebut demi menjaga stabilitas keamanan dan integritas wilayah negara.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)