Kepala Divisi CSR PT Mifa Bersaudara, Tengku Khaddafi. Istimewa
PT Mifa Bersaudara Dorong Ekonomi Aceh Barat Bergeliat Lewat Pemberdayaan UMKM
Whisnu Mardiansyah • 25 May 2026 19:55
Aceh Barat: PT Mifa Bersaudara menegaskan komitmennya dalam menggerakkan roda perekonomian warga di wilayah Meulaboh, Aceh Barat, melalui program Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi dalam skema tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Dengan menggandeng Kiat Advisory sebagai mitra strategis, program intensif ini direncanakan berlangsung sejak Januari hingga Juni 2026.
Pada fase ini, program dipusatkan pada penguatan enam UMKM lokal melalui pendekatan pembinaan yang spesifik dan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bidang usaha.
Keenam pelaku usaha yang menjadi binaan adalah GPL Store, Rumah Jahit Bersama, Jaya Berkah Elektronik Service, Kelompok Poklahsar Bantimoh, Kelompok Kentang Sumber Batu, dan Kelompok Ranto Panyang Barat.
Kepala Divisi CSR PT Mifa Bersaudara, Tengku Khaddafi, menjelaskan inisiatif ini merupakan bentuk peningkatan dari program-program sebelumnya. Apabila sebelumnya pihak korporasi lebih fokus pada stimulasi berupa bantuan alat produksi, maka kali ini perhatian dialihkan pada optimalisasi nilai guna fasilitas tersebut melalui transfer pengetahuan yang lebih mendalam.
"Kami telah lama membina UMKM ini melalui dukungan penyediaan peralatan modern guna menunjang pengolahan produk. Namun, pada momentum kali ini, kami memberikan pelatihan intensif agar para pelaku usaha mampu memaksimalkan seluruh fasilitas yang ada, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih baik ke depannya," ujar Tengku Khaddafi, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 25 Mei 2026.
Baca Juga :
Langkah Strategis MIFA–IPE: Perkuat Industri Batu Bara, Dorong Ekonomi dan Pendapatan Aceh
Agar materi pembinaan berjalan secara profesional dan memberikan dampak maksimal, perusahaan menggandeng KIAT Advisory (Yayasan Inovasi Bangun Negeri), sebuah lembaga pemberdayaan ekonomi. Kolaborasi ini menghadirkan kurikulum pelatihan yang lengkap, meliputi manajemen keuangan dan tata kelola bisnis, standardisasi mutu produk, optimalisasi bahan baku produksi, hingga strategi perluasan pasar berbasis platform digital.
Pendiri Kiat Advisory, Ichwan, menyatakan optimisme yang tinggi terhadap masa depan para pelaku usaha binaan ini. Menurutnya, program ini membuka ruang percepatan yang lebih luas bagi UMKM untuk melakukan perluasan pasar.
"Kiat Advisory sangat bangga dapat dipercaya mendampingi PT Mifa Bersaudara dalam program strategis ini. Melalui serangkaian pelatihan yang terukur, kami melihat potensi dan antusiasme yang luar biasa dari para peserta untuk membawa produk lokal mereka menembus pasar yang lebih luas," ungkap Ichwan.
Dampak positif dari kerja sama ini mulai terlihat nyata. Para pelaku UMKM kini lebih cakap dalam mengelola manajemen bisnis, fasilitas produksi mulai dimanfaatkan secara maksimal, dan mereka mulai beralih ke ekosistem digital untuk menjangkau pasar nasional.
Manfaat yang mendalam turut dirasakan langsung oleh Ibu Yuli, salah satu pelaku usaha binaan. Ia mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial, tetapi juga membangun ikatan sosial yang erat di antara sesama pelaku usaha.
"Program ini memberikan kami ilmu baru yang belum pernah kami dapatkan sebelumnya. Kami kini jauh lebih terampil dalam menjaga konsistensi kualitas produksi. Lebih dari itu, pelatihan ini mempererat tali persaudaraan kami, sehingga sesama pelaku UMKM di Aceh Barat bisa saling mendukung sebagai satu tim yang solid," tutur Ibu Yuli.
Keberhasilan program ini juga didukung oleh ekosistem internal perusahaan. Tengku Khaddafi menambahkan bahwa para karyawan PT Mifa Bersaudara turut aktif menjadi penyerap pasar dengan mengonsumsi dan membeli berbagai produk hasil binaan tersebut.
"Perkembangan UMKM dampingan kami menunjukkan kemajuan yang sangat positif karena pasarnya sudah terbentuk secara alami. Kebutuhan logistik di mess dan lingkungan operasional PT Mifa Bersaudara—baik untuk konsumsi, barang keperluan sehari-hari, hingga kerajinan—kini disuplai oleh mereka. Hal ini membuat sirkulasi pendapatan UMKM menjadi sangat sehat," jelas Khaddafi.
Ke depan, PT Mifa Bersaudara tidak berhenti hanya di lingkup internal. Sebagai langkah strategis jangka panjang, divisi CSR perusahaan kini tengah bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk memperluas jangkauan pasar serta mempromosikan produk-produk UMKM lokal ke tingkat regional yang lebih masif.