Hampir 16 Ribu Rumah di Prancis Tanpa Listrik di Tengah Gelombang Panas

Ilustrasi Anadolu

Hampir 16 Ribu Rumah di Prancis Tanpa Listrik di Tengah Gelombang Panas

Fajar Nugraha • 1 July 2026 08:50

Paris: Hampir 16.000 rumah dan bisnis di Prancis masih tanpa listrik pada hari Selasa karena gelombang panas luar biasa dan badai baru-baru ini terus membebani jaringan distribusi listrik negara itu.

“Pada pukul 9.00 pagi waktu setempat sekitar 15.900 pelanggan masih tanpa listrik di Paris dan departemen utara Nord dan Aisne,” menurut operator jaringan listrik Enedis,  lapor Le Monde, seperti dikutip Anadolu, Rabu 1 Juli 2026.

Enedis mengatakan 8.100 rumah dan bisnis terkena dampak pemadaman yang disebabkan oleh apa yang digambarkan sebagai "gelombang panas ekstrem dan meluas dengan intensitas dan durasi yang belum pernah terjadi sebelumnya" dikombinasikan dengan badai dahsyat yang melanda Sabtu malam. Sekitar 6.600 pelanggan tersebut berada di Nord dan 1.400 di Aisne.

Operator tersebut menambahkan bahwa 7.800 pelanggan lainnya, terutama di Paris, terdampak oleh pemadaman listrik terisolasi yang terkait dengan cuaca panas ekstrem.

Enedis mengatakan, suhu siang dan malam yang terus-menerus tinggi telah menyebabkan permukaan aspal terlalu panas, mengakibatkan panas menumpuk di bawah tanah dan melemahkan sebagian jaringan distribusi listrik.

Menurut operator, suhu bawah tanah mencapai setinggi 90° Celsius  di beberapa daerah, menyebabkan kabel generasi lama memuai dan meningkatkan risiko kegagalan pada sambungan jaringan.

Lebih dari 60.000 rumah tangga telah mengalami pemadaman listrik sejak Minggu selama apa yang digambarkan oleh otoritas Prancis sebagai gelombang panas terparah yang pernah tercatat di negara itu.

Enedis mengaktifkan pasukan intervensi listrik cepat (FIRE) pekan lalu untuk menanggapi peningkatan risiko pemadaman listrik karena suhu ekstrem terus berlanjut.

(Fajar Nugraha)