Kepala BGN Sudaryono memantau langsung operasional salah satu SPPG di Bogor, Jabar. Foto: Metro TV/Alvi.
Sudaryono bakal Tutup SPPG yang Tak Bisa Perbaiki Standar
Anggi Tondi Martaon • 24 July 2026 07:43
Jakarta: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bakal menindak tegas terhadap Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berkualitas buruk. Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak bisa memenuhi standar bakal ditutup.
Hal itu disampaikan Sudaryono saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah SPPG di Bogor, Jawa Barat. Menurut dia, BGN bakal memberikan teguran terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan tegas.
"Kalau memang nggak bisa kita perbaiki, kita tutup itu dapurnya kalau memang tidak bisa memenuhi standar keamanan, standar gizi, standar mutu, dan juga delivery yang baik ya," kata Sudaryono dikutip dari Metro TV, Jumat, 24 Juli 2026.
Baca Juga :
Kepala BGN Sudaryono Sidak Sejumlah Dapur MBG
.jpeg)
Ilustrasi SPPG. Foto: MI.
Sudaryono menyampaikan, secara umum kinerja SPPG sudah baik. Dia tak ingin kekurangan sejumlah SPPG berdampak buruk terhadap penilaian program MBG secara keseluruhan.
"Jangan sampai nila setitik, kemudian rusak susu sebelanga. Jangan sampai ya," ungkap Sudaryono.
Selain itu, Sudaryono menyampaikan ada sejumlah tantangan SPPG ke depan. Salah satunya, variasi menu agar penerima manfaat menikmati MBG setiap hari.
"Yang sudah bagus jalan tuh tantangannya adalah variasi dari menunya supaya anak-anak maupun ibu-ibu yang memang mengonsumsi itu kemudian bisa enggak bosen," ujar Sudaryono.