Arus Balik 25 Maret, 5.000 Pemudik Diprediksi Penuhi Terminal Kampung Rambutan

Ilustrasi mudik. Foto: Media Indonesia

Arus Balik 25 Maret, 5.000 Pemudik Diprediksi Penuhi Terminal Kampung Rambutan

M Sholahadhin Azhar • 24 March 2026 20:02

Jakarta: Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, diperkirakan terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026. Dalam periode itu, diprediksi 5.000 pemudik di Terminal Kampung Rambutan.

"Diperkirakan besok penumpang di Terminal Kampung Rambutan bisa mencapai 4.000 atau 5.000 penumpang," kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain dikutip dari Antara, Selasa, 24 Maret 2026.

Menurut dia, arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan mulai mengalami peningkatan signifikan. Hingga hari ini, pukul 11.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba tercatat mencapai 2.133 orang.

Mayoritas penumpang itu berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah yang menjadi kantong pemudik setiap tahunnya.

Lonjakan penumpang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, pihaknya telah memproyeksikan puncak arus balik pertama akan terjadi besok.

"Diperkirakan puncaknya akan terjadi besok, mulai dari dini hari hingga pagi hari," ujar Revi.

Bahkan, lonjakan penumpang pada puncak arus balik bisa mencapai dua kali lipat. Hal ini dinilai sebagai dampak dari berakhirnya masa libur Lebaran dan mulai aktifnya kembali aktivitas kerja di Jakarta.

Puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Selain besok, lonjakan penumpang juga akan kembali terjadi pada 29 Maret 2026.

"Memang diprediksi ada dua kali puncak arus balik, yaitu pada tanggal 25 Maret dan 29 Maret 2026. Waktu kedatangannya relatif sama, yaitu pada dini hari sampai pagi hari,' jelas Revi.

Menurutnya, pola ini terjadi karena perbedaan jadwal cuti dan kepulangan masyarakat dari kampung halaman.

Sebagian pemudik memilih kembali lebih awal untuk menghindari kepadatan, sementara lainnya menunggu hingga mendekati akhir masa libur.

Di tengah meningkatnya arus penumpang, Revi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian hingga TNI yang berjaga selama 24 jam penuh.
 


Mulai dari personel Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Ciracas, Pos Polisi Terminal Kampung Rambutan, Koramil Pasar Rebo, hingga personel dari Pemprov DKI Jakarta.

"Alhamdulillah sampai saat ini situasi keamanan di Terminal Kampung Rambutan cukup kondusif. Kami mendapat dukungan pengamanan dari semua pihak," ucap Revi.

Selain fokus pada keamanan, pihak terminal juga menyiapkan berbagai fasilitas guna menunjang kenyamanan penumpang yang baru tiba, terutama karena sebagian besar kedatangan terjadi pada waktu dini hari.

Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang tunggu yang memadai, toilet, musala, dan area istirahat bagi penumpang yang membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi setelah perjalanan jauh.


Ilustrasi mudik. Foto: Media Indonesia

"Kami juga menyediakan tempat istirahat bagi penumpang, termasuk musala dan fasilitas lainnya agar mereka bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir," kata Revi.

Revi juga mengingatkan para pemudik untuk selalu menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan arus balik.

Selain itu, dia menekankan pentingnya menggunakan fasilitas resmi terminal, baik saat keberangkatan maupun kedatangan.

"Kami mengimbau kepada para pemudik yang kembali ke Jakarta agar memastikan dalam kondisi sehat. Naik dari terminal dan turun juga di terminal. Jangan turun di pinggir jalan karena sangat berisiko, apalagi kebanyakan bus tiba pada dini hari," ujar Revi.

Menurut dia, turun di luar terminal tidak hanya membahayakan keselamatan penumpang, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar terminal.

Dengan prediksi lonjakan penumpang yang cukup tinggi pada dua periode puncak arus balik, pihak Terminal Kampung Rambutan menyatakan terus meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari sisi operasional, keamanan, maupun pelayanan.

Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat guna memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)