Satgas Damai Cartenz Tangkap 19 Orang Terkait Dugaan Perdagangan Senjata untuk KKB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap terduga anggota jaringan pemasok senjata api dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Perumnas III, Kota Jayapura, Papua. ANTARA/HO-Satgas Operasi Damai Cartenz

Satgas Damai Cartenz Tangkap 19 Orang Terkait Dugaan Perdagangan Senjata untuk KKB

Whisnu Mardiansyah • 16 October 2026 17:06

Jayapura: Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menangkap 19 orang yang diduga terlibat dalam jaringan perdagangan senjata api dan amunisi untuk dipasok kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pengungkapan kasus tersebut mencakup aktivitas jaringan sejak Maret 2026.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengatakan penangkapan dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Jayapura, Papua, Jumat, 16 Oktober 2026.

"Dari 19 tersangka, dua tersangka berkasnya sudah dinyatakan lengkap atau P21," kata Yusuf seperti dilansir Antara.

Yusuf menjelaskan, proses hukum terhadap 19 orang tersebut telah memasuki tahapan yang berbeda. Sebanyak 13 tersangka menjalani tahap II, yakni penyerahan tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum.
 


Sementara itu, empat tersangka lainnya masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Adapun dua tersangka telah memiliki berkas perkara yang dinyatakan lengkap atau P-21.

Dalam pengungkapan kasus ini, tim gabungan turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan jaringan perdagangan senjata api dan amunisi tersebut. Barang bukti yang diamankan terdiri atas 298 butir amunisi, empat magasin panjang senjata SS1, satu magasin pendek senjata SS1, serta satu pucuk senjata api rakitan.

Petugas juga menemukan dan mengamankan enam laras senjata api peninggalan Perang Dunia II dalam kondisi berkarat.

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama tim gabungan masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang diduga menyalurkan senjata api dan amunisi kepada KKB.

"Tim gabungan akan terus berupaya untuk mengungkap dan menangkap kelompok jaringan amunisi dan senpi sesuai SOP," katanya.


Kapolsek KP3 bandara Sentani Iptu Wajedi saat bantu memasukan jenazah Aris Sanda, korban penyanderaan dan penembakan bertempat Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Jumat. Foto: ANTARA/HO- Polsek Kawasan Bandara Sentani.

(Whisnu M)