Pelatihan Sepak Bola dan Literasi Digelar untuk Generasi Muda

Sebanyak 30 remaja berusia 14–16 tahun mengikuti pelatihan sepak bola intensif di Lapangan ABC GBK, Senayan, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa.

Pelatihan Sepak Bola dan Literasi Digelar untuk Generasi Muda

M Sholahadhin Azhar • 18 October 2026 21:28

Jakarta: Sebanyak 30 remaja berusia 14–16 tahun mengikuti pelatihan sepak bola intensif di Lapangan ABC GBK, Senayan, Jakarta, pada 17–18 Oktober 2026. Selain mengasah keterampilan bermain, peserta juga mendapatkan pembekalan karakter dan literasi finansial.

"Generasi muda mendapatkan kesempatan untuk belajar dari figur sepak bola Indonesia sekaligus meningkatkan kondisi fisik, keterampilan teknis, kemampuan membaca permainan, dan kerja sama tim," kata Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, dalam keterangan yang dikutip Minggu, 18 Oktober 2026.
 


Peserta terdiri atas 24 putra dan enam putri yang terpilih dari lebih dari 400 pendaftar asal Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Mereka digembleng dalam program Allianz MoveNow Camp-Indonesia Edition 2026. 

Program yang telah berlangsung di Indonesia sejak 2024 ini menggabungkan pengembangan fisik, mental, dan kontribusi sosial melalui tiga pilar, yakni Move the Mind, Move the Body, dan Move Society.

Pelatihan tahun ini menghadirkan pelatih sepak bola nasional Indra Sjafri dan Nova Arianto, mantan pemain tim nasional Bambang Pamungkas, serta pesepak bola profesional Arkhan Kaka. Peserta mendapatkan materi teknik bermain, strategi, taktik, disiplin, kepemimpinan, dan kerja sama tim.

Alexander mengatakan disiplin dan kebiasaan mengambil keputusan secara bertanggung jawab menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan.

“Masa depan dibentuk oleh kebiasaan baik, keputusan yang bertanggung jawab, dan disiplin yang dijalankan secara konsisten," kata Alexander.


Sebanyak 30 remaja berusia 14–16 tahun mengikuti pelatihan sepak bola intensif di Lapangan ABC GBK, Senayan, Jakarta. Foto: Dok. Istimewa.

Ia menambahkan, pembelajaran melalui olahraga juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam memahami risiko dan mengelola keuangan.

“Prinsip yang sama kemudian diterapkan dalam konteks yang lebih luas, untuk membantu peserta memahami risiko, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan finansial secara bertanggung jawab," kata Alexander.

Pihaknya mendorong setiap peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan bersama-sama mengambil langkah berikutnya. Alexander mendegaskan pijaknua mendukung potensi anak muda. Yakni, dengan memberi mereka ruang untuk belajar, kepercayaan diri untuk berkembang, dan fondasi yang kuat.

"Untuk menyiapkan dan mengamankan masa depan mereka serta membantu mereka untuk mendapatkan yang terbaik dalam setiap langkah keputusannya," kata Alexander.

Pelatih sepak bola nasional Indra Sjafri Indra Sjafri mengatakan disiplin dan konsistensi menjadi bagian penting dalam pengembangan pemain.

“Bakat dapat membuka peluang, tetapi disiplin dan konsistensi yang menentukan sejauh mana seorang pemain dapat berkembang. Melalui Allianz MoveNow Camp, peserta belajar bahwa kemajuan dibangun dari kesungguhan menjalani latihan, keberanian menerima evaluasi, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri,” kata Indra.

Selain latihan sepak bola, peserta mengikuti sesi literasi finansial melalui Allianz Smart Plan Board Game. Materi mencakup pengelolaan arus kas, penyusunan prioritas, pemahaman risiko, konsekuensi pinjaman online, serta peran menabung dan asuransi dalam perencanaan keuangan.

Program ditutup dengan pertandingan persahabatan sebagai kesempatan bagi peserta menerapkan keterampilan teknis, pemahaman taktis, komunikasi, dan kerja sama tim yang telah dipelajari.

(Fachri Audhia Hafiez)