Spalletti Puji Keberanian Juventus Comeback atas Celta Vigo

Skuad Juventus. Foto: X/@juventusfcen

Spalletti Puji Keberanian Juventus Comeback atas Celta Vigo

Khoerun Nadif Rahmat • 16 October 2026 07:47

Jakarta: Juventus menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat bertandang ke markas Celta Vigo pada laga Liga Europa di Stadion Balaidos, Jumat, 16 Oktober 2026. Bianconeri bangkit dari ketertinggalan untuk membungkus kemenangan tipis 2-1 atas tuan rumah.

Laga sempat berjalan sulit bagi Si Nyonya Tua. Tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-18 lewat gol Hugo Alvarez usai menuntaskan skema serangan yang tertata rapi.

Juventus yang tampil lambat pada babak pertama tercatat kesulitan mengembangkan permainan, baik saat menguasai bola, membangun serangan balik, maupun menekan lawan untuk merebut bola.

Perubahan signifikan baru terlihat usai turun minum. Juventus mulai menemukan ritme dan intensitas permainan. Nick Woltemade memicu kebangkitan tim dengan mencetak gol penyeimbang usai memanfaatkan kesalahan pemain bertahan Celta Vigo, Marcos Alonso.

Drama kemenangan akhirnya ditutup oleh Randal Kolo Muani yang menyundul bola masuk ke gawang memanfaatkan umpan silang Andrea Cambiaso di masa injury time.

Pelatih Juventus Luciano Spalletti tidak memungkiri bahwa performa anak asuhnya masih jauh dari kata sempurna, bahkan ia menilai penampilan timnya saat melawan Cagliari sebelumnya jauh lebih baik dari sisi fokus dan konsistensi. Namun, ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap keberanian skuadnya yang pantang menyerah mengambil risiko demi mengamankan tiga poin.

"Saya suka para pemain ini bersedia mengambil risiko demi meraih kemenangan. Dalam sepak bola modern, Anda harus berani mengambil risiko," ujar Spalletti dikutip dari Football Italia, dilansir Media Indonesia, Jumat, 16 Oktober 2026.

Ilustrasi Liga Eropa. Istimewa

Ia menyadari pendekatan agresif tersebut terkadang bisa berujung petaka, sebagaimana saat Juventus dipaksa bertekut lutut di tangan Sassuolo. Meski begitu, baginya keberanian mengambil risiko tetap menjadi syarat mutlak untuk memetik hasil maksimal.

Di balik suka cita kemenangan, Spalletti memberikan catatan kritis untuk beberapa pilar tim. Ia menyoroti sikap Francisco Conceicao yang langsung melengos ke ruang ganti usai ditarik keluar pada menit ke-70.

"Akan lebih baik baginya jika dia marah kepada dirinya sendiri. Jika tidak, kami bisa membicarakannya nanti," tegas Spalletti.

Selain Conceicao, performa Teun Koopmeiners menjadi perhatian sang juru taktik. Spalletti menilai gelandang asal Belanda itu masih tampil canggung dan kekurangan rasa percaya diri karena jarang mendapatkan menit bermain secara reguler.

"Koopmeiners mungkin saat ini tidak terlalu percaya diri karena dia tidak bermain secara reguler dan merasa terus menjadi sorotan. Saya berharap panggung Eropa bisa mengembalikan sebagian performanya, tetapi dia harus berkembang," ungkap Spalleti.

Hasil manis di markas Celta Vigo ini menjaga rekor sempurna Bianconeri di ajang Liga Europa usai menyapu bersih dua laga awal dengan kemenangan, setelah pada laga pembuka sukses melumat NEC lima gol tanpa balas.

(Siti Yona Hukmana)