Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
Pemkab Tangerang Siapkan Program Kuliah Gratis untuk Santri
Hendrik Simorangkir • 22 October 2026 18:37
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan program kuliah gratis bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah dan santri lulusan SMA atau sederajat untuk memperluas akses pendidikan keagamaan. Program pendidikan gratis juga akan diperluas secara bertahap bagi siswa madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs) swasta.
"Insyaallah, kita akan rumuskan bersama TAPD dan teman-teman dewan, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Kita ingin memberikan perhatian lebih kepada santri, termasuk anak-anak yang bersekolah di madrasah swasta," ujar Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, Kamis, 22 Oktober 2026.
Pihaknya juga akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan asrama dan fasilitas sanitasi pondok pesantren. Pada 2025, pembangunan asrama pesantren mencapai 50 unit, sedangkan pada 2026 jumlahnya meningkat menjadi 150 unit.
"Kita pastikan, perhatian terhadap pondok pesantren akan terus diupayakan setiap tahun, meskipun kondisi keuangan daerah menghadapi keterbatasan," jelas Maesyal.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga mempertahankan dukungan bagi guru ngaji, marbot masjid, petugas pemulasaraan jenazah, serta sarana ibadah masyarakat. Salah satunya melalui pemberian insentif kepada sekitar 4.000 guru ngaji setiap tahun.
"Dukungan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang berperan dalam pendidikan dan pelayanan keagamaan," kata Maesyal.
.jpg)
Ilustrasi santri. Foto: Kemenag DIY
Menurut Maesyal, keberagaman agama dan keyakinan di Kabupaten Tangerang perlu diiringi sikap saling menghormati demi menjaga persatuan. Maka dari itu, Maesyal mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama.
"Peringatan Hari Santri ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga persatuan dan keharmonisan. Bukan hanya memberikan perhatian kepada santri, tetapi juga memastikan kerukunan seluruh umat beragama di Kabupaten Tangerang tetap terpelihara," ungkap Maesyal.